Wisuda SUPM Kupang, Gubernur NTT Dorong Lulusan Kawal Gerakan Masuk Laut

289
Dok. supmkupang.kkp.go.id

KKPNews, Kupang – Lebih dari 75 persen Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah lautan. Oleh karena itu, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, sejak tahun 2002 telah mencanangkan Gerakan Masuk Laut (Gemala). “Pemerintah telah canangkan Gerakan Masuk Laut di NTT, pemerintah provinsi menaruh perhatian dengan pembangunan kelautan dan perikanan. Masyarakat NTT ada pilihan selain menggantungkan harapan hidup dan mata pencaharian di pertanian, agraris, yakni pilihan ke laut,” ungkap Frans saat melantik para lulusan Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Kupang, Selasa (23/5). SUPM Kupang sendiri merupakan salah satu dari 9 (sembilan) SUPM di lingkup KKP.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Endang Suhaedy, Asisten 1 Gubernur NTT, dan Konsulat Jenderal Timor Leste di Kupang.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Frans, Endang juga mengingatkan kepada lulusan bahwa laut sebagai masa depan bangsa adalah sesuatu yang nyata, dan lulusan SUPM telah dibekali pengetahuan, keterampilan dan pembentukan karakter untuk mampu mengelola sumber daya kelautan dan perikanan di NTT.

“Pilar pembangunan kelautan dan perikanan harus mewarnai karya adik-adik yang hari ini diwisuda. Kedaulatan diimplementasikan dengan kelola laut NTT, bukan oleh pihak asing. Keberlanjutan dilaksanakan dengan tidak gunakan alat tangkap yang merusak lingkungan. Mari ingatkan lingkungan sekitar untuk tidak gunakan bahan peledak untuk tangkap ikan. Kita capai kesejahteraan dengan mengajak masyarakat sekitar merintis usaha kelautan dan perikanan. Mulailah dengan usaha yang mampu adik-adik lakukan,” amanat Frans.

Lulusan yang diwisuda berasal dari dua program keahlian berjumlah 56 orang, terdiri dari lulusan Program Keahlian Nautika Perikanan Laut (NPL) berjumlah 31 orang, dan dari Program Keahlian Teknologi Budidaya Perikanan (TBP) 25 orang. Wisuda tahun 2017 ini adalah wisuda angkatan ketiga belas sejak berdirinya SUPM Kupang pada tahun 2002 lalu.

Lulusan SUPM Kupang disamping memiliki ijazah sekolah, juga dibekali dengan sertifikat kompetensi dan sertifikat profisiensi. Untuk program keahlian NPL, sertifikat yang dimiliki yaitu Sertifikat Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan (ANKAPIN) Tingkat II, Sertifikat Basic Safety Training, dan Sertifikat Kompetensi Bidang Nautika Perikanan Laut.

Untuk program keahlian TBP, sertifikat yang dimiliki yaitu sertifikat Asisten Ahli Pembudidaya Ikan (CBIB) dan Sertifikat Kompetensi Bidang Budidaya Perikanan. Dari 56 orang wisudawan yang diwisuda, sejumlah 46 orang telah/menunggu penempatan kerja, adapun 10 orang melanjutkan pendidikan ke Sekolah Tinggi Perikanan dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang. (Humas BRSDMKP/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (60.0%)
  • Sedih (20.0%)
  • Senang (20.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments