Tingkatkan IQ dan Perbaiki Kualitas Tidur dengan Makan Ikan

35
Ilustrasi. Dok. istimewa

KKPNews, Jakarta – Para peneliti dari University of Pennsylvania melakukan studi mengenai pengaruh kandungan ikan pada pola tidur dan skor Intelligence Quotient (IQ). Dari studi tersebut, didapat bahwa anak-anak yang makan ikan, sedikitnya sekali sepekan, rata-rata memiliki kualitas tidur yang membaik. Selain itu, skor tes IQ mereka pun lebih tinggi jika dibandingkan anak-anak yang jarang atau tidak pernah makan ikan.

Dikutip dari Kantor Berita Xinhua, Minggu (5/5), penelitian ini dilakukan pada 541 anak usia sembilan sampai 11 tahun untuk menguji hubungan antara omega-3, asam lemak yang ada pada banyak jenis ikan, dan inteligensia, dan tidur yang lebih baik.

Anak-anak yang terdiri 54 persen lelaki dan 46 persen perempuan disurvei mengenai konsumsi ikan mereka dalam sebulan terakhir. Di sisi lain, orang tua mereka juga ditanya tentang kualitas tidur anak-anak saat malam dan siang.

Selain itu, anak-anak lelaki dan perempuan juga diminta menjalani tes IQ guna menguji kemampuan verbal dan non-verbal.

Para peneliti mendapati anak-anak yang setiap pekan makan ikan skor tes IQ mereka 4,8 poin lebih tinggi dibanding mereka yang jarang atau tidak pernah makan ikan. Bahkan anak-anak yang hanya kadang makan bisa mendapat skor tes IQ hingga 3,3 poin lebih tinggi.

Sedangkan, anak-anak yang mengonsumsi ikan lebih banyak dalam diet mereka juga dilaporkan lebih sedikit mengalami gangguan tidur dan secara keseluruhan kualitas tidurnya lebih baik menurut studi yang hasilnya disiarkan di Scientic Reports pada edisi terkini jurnal Nature.

Sementara anak-anak yang jarang makan ikan kerap mengalami gangguan tidur dan berpengaruh pada skor IQ mereka.

“Kurang tidur berhubungan dengan perilaku antisosial; kognisi yang buruk berhubungan dengan perilaku antisosial,” ungkap Adrian Raine, Profesor dari Penn Integrates Knowledge, University of Pennsylvania, yang terlibat dalam studi tersebut. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Sedih (100.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments