Syahbandar Perikanan, Garda Depan Keselamatan Berlayar

856
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyematkan tanda pengukuhan kesyahbandaran di kantor Kemenhub (17/3). (Foto: Tika)

KKPNews, Jakarta – Tugas dan fungsi syahbandar di pelabuhan perikanan sangat penting dalam bertanggung jawab mengeluarkan administrasi persuratan bagi kapal penangkap dan pengangkut ikan. Selain itu, syahbandar juga berperan dalam mengedepankan keselamatan dan keamanan berlayar.

Hal tersebut, dikatakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat memberi sambutan dalam pengukuhan 33 orang syahbandar pelabuhan perikanan di kantor Kementerian Perhubungan, Kamis (17/3).

“Syahbandar di pelabuhan perikanan menjalankan fungsi untuk menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran. Syahbandar akan mengeluarkan surat persetujuan berlayar apabila kapal yang telah diperiksa laik laut, laik tangkap dan laik simpan,” ujarnya.

Pengukuhan syahbandar tersebut merupakan hasil kerjasama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sejak tahun 2011. Pengangkatan personal syahbandar di pelabuhan perikanan berada dalam kewenangan Kemenhub sesuai UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang diatur tugas dan fungsinya di KKP dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 03/PERMEN-KP/2013 tentang Kesyahbandaran di Pelabuhan Perikanan.

“Kegiatan pengukuhan syahbandar ini merupakan yang ketiga. Sebelumnya dilaksanakan tahun 2011 dan 2013. Ini merupakan bentuk kerja sama dan koordinasi antara KKP dan Kemenhub yang berjalan dengan baik,” katanya.

Senada dengan Susi, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, petugas syahbandar di pelabuhan perikanan maupun di pelabuhan umum memiliki tugas yang sama terhadap keselamatan pelayaran. “Hal ini sudah diatur dalam UU Pelayaran, jadi semua syahbandar wajib tidak memberikan izin kalau kondisi alam sedang tidak baik atau cuaca buruk yang tidak memungkinkan untuk berlayar,” kata Jonan dalam sambutannya.

Jonan juga berharap agar angka kecelakaan pelayaran tahun 2016 ini dapat berkurang. Diungkapkannya, pada tahun 2014 dan 2015, tercatat 400 kecelakaan laut. “Tahun ini harus bisa berkurang 200,” tutupnya. (CP/MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments