Sulsel Ekspor 48 Ton Ikan Terbang ke Jepang

131
Dok. idntimes.com

KKPNews, Makassar –┬áPemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) siap melanjutkan kerja sama┬ásektor perikanan dengan Jepang. Sabtu (19/1), dua buah kontainer berisi lebih dari 48 ton ikan terbang secara resmi diekspor ke Jepang.

Selanjutnya, Sulsel akan mengekspor secara bertahap total 336 ton ikan terbang dengan nilai Rp8,4 miliar sesuai dengan kesepakatan bersama dengan Negara Matahari Terbit itu.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah berharap, ekspor ikan terbang akan terus meningkat pada tahap selanjutnya. Ikan terbang yang telah beku akan diekspor melalui jalur laut ke Perfektur Ehime dan Hakata.

Mengutip IDNTIMES Sulsel, Pemprov Sulsel menyadari masyarakat penghasil bahan baku perikanan, terutama nelayan, belum menguasai teknik penangkapan ikan mutakhir. Dengan metode tradisional, nelayan tidak bisa memastikan jumlah tangkapan, sehingga eksportir sulit membuat kepastian kontrak dengan pihak luar.

“Jika budidaya dapat dilakukan, maka ekspor akan ditingkatkan dan bisa diatur. Karena pihak luar Jepang dan sebagian besar negara Asia ingin kepastian,” ungkap Nurdin saat menghadiri pelepasan ekspor ikan terbang di Kawasan Industri Makassar.

Selama ini, ikan terbang kurang diminati masyarakat Sulsel karena dinilai tidak memiliki nilai jual. Sehingga, menurut pihak pengekspor Perwakilan PT Usaha Sentral Jaya Sakti, Andi Arifuddin, kerja sama ekspor dengan Jepang ini merupakan angin segar bagi perekonomian masyarakat pesisir. (Yaumil Syiam Fikri/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments