SST-Towfish, Alat Pengukur Suhu Laut dengan Teknologi Tinggi

1001

Seorang mahasiswa tingkat akhir pada Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, FPIK IPB, Hasjrul Husnul Malik, dibawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Indra Jaya, M.Sc dan Dr. Ir. Agus S Atmadipoera, DESS, telah mengembangkan sebuah instrumen berupa Sea Surface Temperature Towfish atau disingkat SST-Towfish yang dapat mengukur suhu permukaan laut secara insitu dan merekemanya pada sebuah micro SD card yang biasa kita gunakan pada perangkat smartphone. Pembuatan alatnya sendiri dia lakukan di Workshop Akustik dan Instrumentasi Kelautan, Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Penggunaan instrumen ini dilakukan dengan memasukan sumber tegangan dan kompartemen utama seperti Arduino Promini (microprocessor) , GPS Ublox, dan MMC Card module pada tabung utama kompartemen. Kabel dari antena GPS dari tabung antena dan kabel dari sensor suhu dari tabung sensor disambungkan dengan kompartemen utama. Pada bagian depan tabung utama kompartemen terdapat lubang untuk mengaitkan tali/penghubung agar instrumen mudah ditarik oleh perahu.

hasjrulHasjrul sendiri telah melakukan uji lapang di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta utara pada bulan April 2015 dan telah menghasilkan sebuah peta Trajektori deteksi suhu air laut sekeliling Pulau Pramuka yang sangat diperlukan untuk validasi data satelit nantinya.

“Mungkin kedepannya nanti saya akan tambahkan beberapa sensor untuk memaksimalkan kinerja dari instrument ini” tegas Hasjrul. Memang bukan hanya SPL yang dapat diukur pada permukaan laut, banyak parameter yang dapat diukur di permukaan laut, seperti : pH, Salinitas, DO, dan sebagainya. Sangat diharapkan alat ini dapat terus dikembangkan guna mendukung kemajuan teknologi khususnya bidang kelautan di Indonesia.

Untuk dapat menghubungi Hasjrul sendiri dapat melalui jejaring social facebook (Hasjrul Husnul Malik) atau melalui email (hasjrulhusnulmalik@gmail.com).

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (80.0%)
  • Terganggu (20.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Sedih (0.0%)
  • Marah (0.0%)

Comments

comments