SKIPM Yogyakarta Amankan Empat Lobster Bertelur

38
Dok. agronet.co.id

KKPNews, Sleman –┬áStasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Yogyakarta berhasil menggagalkan penyelundupan empat ekor lobster yang tidak sesuai ketentuan aturan, di Bandara Adisutjipto Jogja, Senin (25/2).

Kepala Stasiun KIPM Yogyakarta Hafit Rahman menjelaskan, pihaknya tetap berkomitmen menjalankan aturan terutama Permen KP No.56/2016 tentang larangan penangkapan dan atau pengeluaran lobster, kepiting dan rajungan dari Indonesia.

Sehingga, meski ditemukan hanya empat ekor lobster yang akan dikirim melalui ekspedisi, maka tetap dilakukan pemeriksaan dan penindakan.

“Setiap proses lalu lintas perikanan kami awasi secar ketat, kalau ada yang tidak sesuai aturan ya kami tindak. Hari ini (senin) kami mendapatkan empat ekor lobster yang tidak sesuai ukuran, aturan tidak boleh ya tetap kami tahan empat ekor itu,” terangnya pada Senin (25/2).

Diketahui empat ekor lobster tidak sesuai ukuran itu didapat dari paket pengiriman seorang berinisial ST warga Panggang, Gunungkidul. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas karantina, ternyata ada tiga ekor lobster yang bertelur sehingga dari sisi aturan tidak boleh dikirim. Sementara satu ekor lagi diketahui merupakan baby lobster dengan ukuran di bawah ketentuan sehingga tidak boleh diizinkan untuk dikirim.

Berdasarkan pengakuan pelaku, lanjut Hafit, pelaku mengaku tidak sengaja memasukkan lobster bertelur alasannya karena saat melakukan packing dilakukan pada dinihari sehingga tidak terlihat.

“Tujuan pengirimannya ke Jakarta. Lobster yang bertelur itu disisipkan pada lobster lain yang layak tetapi karena petugas teliti dalam mengecek akhirnya diketahui,” jelasnya.

Saat ini, keempat lobster tersebut telah dilepasliarkan di Pantai Gesing, Gunungkidul. Proses pelepasliaran juga disaksikan oleh petugas Polair Polda Yogyakarta dan sejumlah nelayan.

Diharapkan dengan adanya pelepasliaran ini dapat memberi edukasi dan suatu efek yang memberi pengajaran kepada masyarakat mengenai aturan pelarangan pengiriman baby lobster maupun lobster bertelur. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments