SKIPM Jambi Serahkan Anak Buaya dan Biawak Selundupan ke BKSDA

19
Dok. rri.co.id

KKPNews, Jambi – Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Jambi menyerahkan empat ekor anak buaya muara dan satu ekor anak biawak selundupan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Rabu (6/2) sore. Anak buaya dan biawak hasil penggagalan penyelundupan satwa pada Januari lalu tersebut akan dilepasliarkan ke alam.

Sebelumnya, anak buaya dan biawak tersebut disita petugas dari pemeriksaan di kargo Bandara Sultan Thaha, Jambi oleh petugas Karantina dan Avsec.

Kepala Resort Kota Jambi dan Muarojambi, BKSDA Jambi, Endang Sunandar mengatakan, buaya muara tersebut merupakan satwa yang dilindungi. Adapun biawak muara, meski bukan satwa dilindungi tetapi saat ini termasuk dalam satwa yang diawasi.

“Rencanannya anak buaya muara dan anak biawak tersebut akan dilepasliarkan di Pulau Tengah, Nipah panjang. Mungkin dalam dua atau tiga hari ini karena nanti akan kita lepasliarkan bersama dua ekor buaya lain yang juga diserahkan oleh masyarakat kepada BKSDA,” tutur Endang, Rabu (6/2).

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan Data dan Lalulintas (Kasi Wasdalin) SKIPM Jambi, Paiman menyebutkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap satwa tersebut. Telah dilakukan pengecekan alamat, baik pengirim maupun penerima yang tertera dalam resi pengiriman paket berisi satwa tersebut. Namun alamat yang tertera fiktif.

Hingga saat ini, tidak ada pihak yang mengambil anak buaya muara dan anak biawak tersebut. Oleh karena itu, sesuai ketentuan, satwa tersebut akan dilepasliarkan ke habitatnya.

“Buaya dan biawak saat ini berada dalam kondisi baik dan sehat karena sejak diamankan oleh BKIPM, anak buaya dan biawak tersebut mendapat perawatan yang baik,” tandas Paiman. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments