Semester I 2019, Ekspor Hasil Perikanan Cirebon Capai 50,52 Juta Dollar AS

19
Ilustrasi produk eskpor hasil perikanan. Dok. Humas BKIPM

KKPNews, Cirebon – Ekspor hasil perikanan asal Cirebon terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini disampaikan oleh Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Cirebon, Obing Hobir As’ari.

Menurut Obing, pada 2016 lalu volume ekspor hasil perikanan baik segar maupun olahan Cirebon lebih dari 24,26 juta kg dengan nilai mencapai Rp884 miliar. Di tahun 2017, volume itu meningkat menjadi 24,41 juta kg dengan nilai mencapai Rp886 miliar.

Di tahun 2018, volume ekspor naik menjadi 37,14 juta kg senilai Rp1,486 triliun. Sementara itu, di 2019, Januari hingga akhir Juni, volume ekspor telah mencapai 17.279,28 ton senilai USD50,52 juta.

“Terjadi peningkatan selama tiga tahun terakhir,” ujarnya, Jumat (26/7).

Obing menambahkan, ekspor perikanan ini tidak hanya dari Cirebon tetapi juga Indramayu.

Guna meningkatkan pengawasan perikanan, pihaknya juga telah menempatkan petugas di Bandara Internasional Jawa Barat (BJIB) Kertajati terhitung 1 Juli 2019. Petugas stand by sejak pukul 04.30 – 22.00 WIB untuk melayani lalu lintas produk perikanan melalui bandara.

Obing menambahkan, terhitung sejak BJIB Kertajati membuka layanan kargo, pihaknya telah membuka layanan lalu lintas perikanan. Pelayanan yang diberikan meliputi pelayanan pengajuan izin lalu lintas perikanan, sertifikat kesehatan, hingga pemeriksaan produk perikanan yang tidak dilarang untuk dilalulintaskan, termasuk pemeriksaan ikan invasif. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments