Selamatkan Anggaran Rp 2 Triliun, Menteri Susi: Kita Tidak Ikut Menambah Hutang Negara!

312
MKP memberikan pesan kepada ISKINDO (KKP)

KKPNews, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengatakan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mengembalikan sisa anggaran yang tidak terpakai hingga pertengahan Desember 2015. Untuk itu, Susi memerintahkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP, Sjarief Widjaja untuk menghentikan alokasi anggaran yang tidak efektif dan tepat sasaran.

“Pak Sekjen, ini sudah pertengahan Desember 2015, kalau masih ada yang ragu-ragu (menggunakan anggaran) sebaiknya balikin saja. Balikin Rp 1 triliun lagi, hati kita akan senang kalau menyelamatkan Rp 2 triliun ke negara karena kita tidak ikut menambah hutang anak cucu kita. Kita wariskan program baik bukan hutang”, tegas Susi dalam acara Town Hall Meeting di kantor KKP, Jakarta, Jumat (11/12).

Menteri Susi juga mengingatkan bahwa sekarang ini bukan lagi rezim pengelolaan bahwa anggaran harus dihabiskan sehingga kerap membuat program yang tidak berkualitas dan dipaksakan. Dengan menghabiskan anggaran dengan cuma-cuma tanpa hasil, Susi menuturkan cucu-cucu kita di masa mendatang justru akan semakin besar hutang yang harus ditanggungnya.

Saat ini, lanjut Susi, posisi hutang Indonesia sudah menyentuh angka Rp 3.000 triliun. Jika negara mengalami defisit Rp 400 triliun/tahun dan akan ditutup dengan pinjaman lagi, maka hutang Indonesia akan bertambah sebesar 20%. Sehingga tambah Susi, dalam empat tahun mendatang hutang akan bertambah berkali-kali lipat.

“Bikin pos-pos anggaran becandaan gak boleh. Kalau gak bisa jangan dikeluarin, kembalikan ke negara. Jangan buat (program) yang tidak berkualitas dan dipaksakan. Cucu kita bayar (hutang) pakai apa? Batu bara kita sudah habis, hutan juga sudah habis. Kalau sampai bangkrut negara ini, seperti Yunani dan Argentina, mengambil uang dari bank sebesar Rp 60 ribu saja gak bisa dari bank. Memangnya kita mau begitu?”, tambah Susi.

Apalagi, Susi menambahkan pemerintah sekarang ini sudah berani menyatakan bahwa Indonesia  bukan lagi rezim anggaran yang harus dihabiskan dengan proyek tidak efektif. Jika proyek dirasa tidak efektif, Susi memerintahkan agar anggaran tersebut dikembalikan ke negara. Jika hal ini dilakukan,  Susi meyakini bahwa selain dapat menyelamatkan anak-cucu dari hutang yang semakin besar maka pihaknya dapat meminta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di KKP dinaikan 3 kali lipat.

Selain itu, Lanjut Susi, saat ini dunia juga semakin terbuka dan transparan sehingga jika bekerja dengan tulus dan benar akan kelihatan hasilnya. Susi berharap pihaknya dapat menjadi role model (percontohan) karena melakukan sesuatu yang benar dan sungguh-sungguh dalam bekerja. Oleh karena itu, Susi menuturkan perubahan yang sudah dilakukan menjadi lebih baik harus dijaga dan dipertahankan.

“Daripada tidak efektif dan tepat sasaran, kita kembalikan 1 T lagi ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Mentalitas kita harus berubah. Negara bisa bangkrut. Kepikiran nggak sampai begitu? Bisa itu terjadi”, tuturnya.

(RP/DS)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments