Selama Kemarau, Produksi Ikan Turun Hingga 75 Persen

209
ilustrasi - google.com

JAMBI – Produksi ikan di Jambi, terutama ikan nila di daerah Sungai Duren dan Pematang Jering yang memiliki sekitar 6.700 kerambah, mengalami penurunan hingga 75 persen, sejak musim kemarau melanda Provinsi Jambi.

Kabid Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi, Temawisman, mengatakan produksi ikan nila di daerah Sungai Duren dan Pematang Jering yang biasanya dapat menghasilkan atau memproduksi sekitar 20 ton per hari, saat ini hanya 3 ton per hari.

“Biasanya 20 ton, sekarang 2,5 ton hingga 3 ton per hari. Turun sekitar 75 persen,” katanya.

Untuk menghindari kematian ikan yang semakin banyak, Temawisman mengatakan, pihaknya mengimbau kepada petani Ikan di daerah tersebut apabila ada ikan nila yang sudah siap panen agar memanen ikan secepatnya.

“Kami terus mengimbau kepada petani ikan, agar ikan yang sudah siap panen secepatnya di panen, menghindari kematian pada ikan,” ujarnya.

“Untuk setiap memberi pakan ikan di keramba, tolong dikurangi, apabila sehari tiga kali agar dikasih satu kali sehari saja, karena kondisi oksigen berkurang karena kemarau,” sambungnya

Lebih lanjut Temawisman mengatakan, untuk tahun 2015 ini, sebelumnya pihaknya telah menargetkan produksi ikan di Provinsi Jambi mencapai 58 ribu ton. Namun target tersebut hampir dipastikan tidak tercapai.

“Saya prediksi pada tahun ini tidak tercapai target itu,” tandasnya.

Sumber: Metro Jambi

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments