Sediakan Pangan Bermutu, Pemerintah Serahkan Bantuan 3,5 Ton Ikan di Sukabumi

24
Dok. Humas KKP

KKPNews, Sukabumi – Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sukabumi menyerahkan bantuan ikan sehat bagi santri Pondok Pesantren Al-Ghifari, Selabintana, Sundajaya Girang, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (2/10).

Kegiatan bertajuk “Peduli Ikan Sehat, Peduli Ikan Bermutu, Sukabumi Hebat, Indonesia Maju” tersebut dihadiri Kepala BKIPM KKP Rina, Bupati Sukabumi Marwan Hamami, serta Kepala Balai KIPM Jakarta II Nandang Koswara.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 500 orang santri dari 14 pondok pesantren di Sukabumi. Sementara itu dibagikan sebanyak 3.500 kg ikan yang dipastikan aman untuk dikonsumsi. Kegiatan penyerahan ikan sebagai pangan bermutu itu dilanjutkan dengan makan ikan bersama para santri.

Kepala BKIPM Rina menyatakan, bantuan ikan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian menyediakan pangan bermutu bagi generasi muda agar tumbuh sehat dan cerdas. Menurutnya, banyak kandungan dalam ikan yang sangat bermanfaat tak hanya bagi pertumbuhan fisik manusia, melainkan juga perkembangan fungsi otak.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengungkapkan bahwa Kabupaten Sukabumi telah ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai pusat wilayah Fish On. Hal ini karena Sukabumi dinilai memiliki potensi perikanan yang sangat besar yang pemanfaatannya masih perlu dioptimalkan.

“Kabupaten Sukabumi memiliki banyak potensi dari mulai peternakan sampai perikanan. Ini menjadi agenda besar bagaimana kedepan para nelayan di Kabupaten Sukabumi bisa mengelola potensi perikanan untuk kesejahteraan para nelayan,” paparnya.

Ia menjelaskan, aplikasi Fish On sendiri merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman sebagai bentuk pemanfaatan perkembangan teknologi di industri 4.0. Teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk mempermudah nelayan dalam mencari ikan di laut. Sukabumi sendiri sudah dipilih menjadi lokasi ujicoba aplikasi Fish-On dalam mendukung kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan.

Dengan aplikasi ini, nelayan tidak lagi perlu susah-susah mencari keberadaan ikan di laut. Aplikasi Fish-On itu akan memberikan sinyal lokasi keberadaan ikan untuk dijaring. Selain itu, aplikasi ini juga akan memberitahukan adanya kondisi darurat di tengah laut. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments