Sebagian Besar Masyarakat NTT Belum Tertarik Mengkonsumsi Ikan

203
google.com

POS KUPANG.COM, BAJAWA – Ikan merupakan sumber protein yang sangat berguna bagi perkembangan tubuh manusia. Namun, sebagian besar masyarakat NTT belum tertarik mengkonsumsi ikan setiap hari.

Untuk mendorong masyarakat lebih suka mengkonsumsi ikan, Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Provinsi NTT, Ny. Lusia Adinda Lebu Raya, terus bersafari di setiap kabupaten untuk mengkampanyekan gemar makan ikan.

Lusia Lebu Raya menyampaikan hal itu saat kampanye gemar makan ikan di Sekolah Dasar (SD) Kisanata, Kabupaten Ngada, Rabu (23/9/2015).

Ia mengatakan, program gemar makan ikan merupakan program pemerintah pusat yang harus ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi, kabupaten hingga kecamatan. Sebagai Ketua Forikan, Lusia berkeliling NTT untuk mengkampanyekan gemar makan ikan. Kampanye gemar makan ikan dilakukan di sekolah-sekolah dengan sasaran anak-anak sekolah.

Penjabat Bupati Ngada, Ir. Yohanes Tay Ruba, dalam sambutan singkatnya, mengatakan, Kabupaten Ngada memiliki produksi ikan yang mencukupi setiap hari. Namun jumlah produksi ikan sehari tidak sebanding dengan tingkat konsumsi ikan oleh masyarakat.

Tay Ruba mengharapkan, dengan kampanye gemar makan ikan yang dilakukan pemerintah provinsi bisa mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi ikan lebih banyak dibandingkan mengkonsumsi daging.

Menurut Tay Ruba, ke depan pola makan masyarakat Ngada harus berubah, yaitu nasi setengah piring, ikan dan sayur lebih banyak. Dulu nasi penuh piring, sedangkan ikan dan sayur sedikit bahkan tidak ada ikan sama sekali.

Disaksikan Pos Kupang, setelah kampanye gemar makan ikan dilanjutkan dengan demo masak ikan yang dilakukan instruktur dari Kupang, yakni Ny. Yustin dan Fisri. Nyonya Yustin merupakan salah satu pengelola ikan binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT. Sedangkan Fisri adalah mahasiswa Fakultas Sains Fisika Undana Kupang. Kegiatan dihadiri ratusan siswa/i SDK Kisanata, para guru dan pimpinan SKPD. (jen)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments