Reklamasi Jangan Tenggelamkan Permukiman

295

Suara Karya – Rencana pembangunan reklamasi pantai di Pulau G (Pluit City) di wilayah Pluit, Muara Angke diharapkan tidak sampai menenggelamkan permukiman warga di sana.

Hal itu diungkapkan HM Khafidin, Ketua RW 11 Pluit kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Pluit City silakan melakukan pembangunan atau reklamasi. Tapi jangan membuat wilayah kami tenggelam. Kami minta dibuatkan tanggul. Kalau tanggul kuat, rumah kami aman, kata Khafidin.

Harapan senada diutarakan beberapa tokoh masyarakat di sana kemarin. Mereka mendukung reklamasi ini dilaksanakan karena bisa ikut meningkatkan kesejahteraan warga.Namun mereka ingin permukiman tempat tinggal tetap terjaga dengan baik.

Menanggapi hal itu, Pramono, Corporate Communication Pluit City mengatakan bahwa pihaknya sangat peduli dengan kepentingan warga.

Ia menjamin lingkungan warga tidak akan tenggelam karena Pluit City telah membuat Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang diwajibkan untuk pembangunan reklamasi itu.

Amdal telah selesai. Kini kami mengurus perizinan lainnya sebelum reklamasi dimulai, kata Pramono.

Pramono yang menjabat sebagai Assistant Vice President PT Muara WisasaSamudra (MWS) kemarin memastikan pengerjaan reklamasi Pulau G seluas 161 hektare belum dimulai sampai saat ini, meskipun sejumlah perizinan terkait pengerjaan proyek sudah dikantongi.

Sampai saat ini kami belum melakukan aktivitas dalam pengerjaan reklamasi pulau G. Karena kami sedang mempersiapkan segala sesuatunya agar semuanya dapat berjal

Ia membantah informasi yang menyebutkan bahwa 4 pulau hilang gara-gara reklamasi, karena reklamasi belum dimulai. Ia juga menepis tudingan bahwa areal daerah tangkapan ikan nelayan menjadi dangkal.

Pramono meyakinkan, pihaknya akan menjalankan segala sesuatunya sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Sebagai pengembang yang berpengalaman dalam bidang properti, kami sangat optimis dapat menjalankan proyek ini dengan baik,? katanya.

Sebagai perusahaan yang berada di lingkungan Muara Angke, Pluit City tidak tinggal diam pada lingkungan sekitar, dalam rangka membangun kepeduliaan bersama pada masyarakat sekitar, untuk terlibat dalam pembangunan yang dilakukan.

Kami tidak ingin menutup diri pada lingkungan sekitar. Selama ini kami juga memperhatikan lingkungan sekitar melalui program CSR untuk menunjang sarana dan prasarana yang ada demi kepentingan masyarakat sekitar, katanya.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments