Ratusan Ribu Benih Lobster Dilepasliarkan di Pulau Ujung Pariaman

38
Dok. Humas BKIPM

KKPNews, Pariaman –¬†Sebanyak 154.474 ekor benih lobster yang terdiri dari 1.224 lobster mutiaraa dan 153.250 lobster pasir, dilepasliarkan di Kawasan Konservasi Daerah Pulau Ujung, Kota Pariaman, Jumat (27/9).

Pelepasliaran dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BKIPM Padang, BKIPM Jambi, Polres Tanjung Jabung Timur dan UPTD Kawasan Konservasi Perairan Daerah Pulau Ujung, Pariaman.

Kepala BKIPM Padang Rudi Barmara mengatakan Ratusan benih lobster yang dilepasliarkan merupakan hasil penganggalan yang dilakukan oleh BKIPM Jambi bersama Polres Tanjung Jabung Timur beberapa waktu lalu, dengan perkiraan nilai mencapai Rp 23 miliar.

Ia menyatakan, Pulau Ujung di Pariaman diplih sebagai lokasi konservasi karena kawasan tersebut merupakan kawasan konservasi yg dikelola UPTD Konservasi. Selain itu, kawasan itu sangat cocok sebagai habitat lobster karena memiliki air yang jernih dan banyak terumbu karang.

“Ini merupakan hasil penggagalan penyeludupan yang terbesar di Jambi dengan tujuan ekspor ke Negara Singapura,” sebutnya.

Ia mengaku memang setiap ada pelepasliaran benih lobster dari Jambi, kawasan perairan Sumatera Barat adalah salah satu tujuan BKIPM Jambi, karena kondisi perairan kawasan di Sumatera Barat sangat cocok untuk habitatnya lobster.

Pelepasliaran benih lobster ini juga berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting dan Rajungan, dari Wilayah Negara Republik Indonesia. Dalam Permen tersebut diatur hanya lobster di atas ukuran 200 gram dan tidak bertelur, yang boleh ditangkap atau dikirim. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments