Produk Udang Beku Indonesia Raih Penilaian ‘Memuaskan’ Dari Pemerintah Australia

55

Jakarta – Produk perikanan Indonesia berhasil mendapat predikat memuaskan dari hasil inspeksi jaminan mutu yang dilakukan oleh Departemen Pertanian dan Sumber Daya Air (DAWR) Australia. Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Pengendalian Mutu Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Widodo Sumiyanto pada Rabu (18/7).

“Intinya, secara rangkuman pada saat closing meeting tim DAWR sangat puas dengan sistem yang diterapkan di Indonesia baik untuk mutu dan keamanan hasil perikanan. Dia (inspektur dari Australia) sampai mengatakan ini di luar ekspektasi tim Australia,” jelas Widodo.

Lebih lanjut Widodo menjelaskan, hingga saat ini Indoensia telah mengekspor sejumlah komoditas perikanan lainnya ke Australia seperti ikan karang, barramundi (kakap putih) grouper (kerapu). Tak hanya itu, ekspor udang ke Australia pun telah berjalan, tetapi belum dalam jumlah yang tergolong kecil.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, volume ekspor udang ke negeri kanguru tahun lalu hanya 41,6 ton dengan nilai US$370.969. Sementara pangsa ekspor udang Indonesia ke Australia mencapai 0,03% dari total pengapalan ke seluruh dunia, baik secara volume maupun nilai.

Sebagai informasi, DAWR telah melakukan inspeksi jaminan mutu terhadap komoditas udang mentah beku (frozen raw prawn) hasil budidaya yang ada di Indonesia. Pasalnya, saat ini Australia sedang berusaha untuk membersihkan wilayahnya dari dua jenis hama penyakit karantina pada udang, yakni yellow head serta white spot.

Dalam inspeksi yang dilakukan sejak 2-6 Juni ini, perwakilan pemerintah Australia melakukan inspeksi atas sejumlah hal seperti cara pembibitan, pembesaran, dan panen hingga pemrosesan udang, begitu pula dengan kondisi dan system yang berjalan pada laboratorium di Indonesia.

Dengan pencapaian hasil positif ini, diharapkan Indonesia mendapat kemudahan mengekspor komoditas udang mentah beku ke Australia sehingga dapat menggenjot volume ekspor perikanan Indonesia.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments