[PRESSCON] Kinerja Satgas 115 dan Charity Sale KKP untuk Palu, Sigi dan Donggala

48

JAKARTA (22/11) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Pemberantas Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) menyampaikan sejumlah hasil kinerja Satgas 115 sejak pertengahan tahun 2017 hingga November 2018. Ia menyebut, Satgas 115 telah menangani 134 kasus illegal fishing, dimana 41 kasus telah mendapatkan keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

“Di mana dari hasil capaian kita sudah sangat baik. Dengan membuktikan penangkapan kapal ikan asing ini maka makin hari makin meningkat kinerjanya. Kita berharap tidak bertambah lagi (kapal illegal fishing), malah tidak ada lagi yang harus kita tangkap. Tapi rupanya begitu musim angin baik, musim ikan datang, masih ada yang mencoba beberapa kali,” ungkap Menteri Susi dalam gelaran konferensi pers di Jakarta pada Kamis (22/11).

Selain itu, Satgas 115 juga menangkap setidaknya 633 kapal pelaku illegal fishing (oleh unsur Satgas 115, terhitung sejak Januari 2017 – Oktober 2018), baik yang berbendera asing maupun berbendera Indonesia dengan komposisi 366 kapal ikan berbendera Indonesia dan 267 kapal ikan
asing dan 488 kapal pelaku illegal fishing telah ditenggelamkan. “Sebanyak 488 kapal pelaku illegal fishing telah ditenggelamkan berdasarkan penetapan atau putusan pengadilan,” tutur Menteri Susi.

CHARITY SALE

Dalam rangka menjalankan misi kemanusiaan membantu korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Donggala, Kota Palu, dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menggalang bantuan sebesar Rp3.975.472.300 (Tiga Miliar Sembilan Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Empat Ratus Tujuh Puluh Dua Ribu Tiga Ratus Rupiah). Hal tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam gelaran konferensi pers di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Kamis (22/11).

Menteri Susi mengatakan, bantuan tersebut didapat dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan KKP dalam beberapa waktu belakangan. Salah satunya yaitu mengumpulkan bantuan sukarela dari seluruh pegawai KKP. Dari sumbangan masing-masing unit eselon I berhasil dikumpulkan bantuan dana dan barang dengan rincian nilai: Sekretariat Jenderal sejumlah Rp58,6 juta lebih; Inspektorat Jenderal Rp22 juta; Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) sekitar Rp1,2 miliar; Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Ruang Laut (PRL) hampir mencapai Rp336,5 juta; Ditjen Perikanan Budidaya Rp562 juta; Ditjen Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) mencapai Rp237 juta; Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Rp182 juta; Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) senilai Rp893,3 juta, dan; Ditjen Perikanan Tangkap sekitar Rp169,64 juta.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments