Pokmaswas Desa Antiga Bangun Pos Pantau Laut di Karangasem, Bali

26
Ilustrasi

KKPNews, Bali – Dalam rangka meningkatkan pengawasan di laut, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Tirta Segara secara swadaya mendirikan pos pantau laut di Kabupaten Karangasem, Bali. Peresmian Pos Pantau Laut yang dilakukan┬ápada tanggal 17 Juni 2019 bertempat di Banjar Dinas Labuhan Desa Antiga, Kec. Manggis, Kab. Karangasem. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diwakili Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL Denpasar) turut hadir dalam acara peresmian yang juga dihadiri DKP Provinsi Bali dan aparat penegak hukum tersebut.

Acara diawali dengan upacara melaspas yang diikuti anggota kelompok dan anggota keluarganya. Sebagai sambutan pembuka Ketua Kelompok, Mangku latra, menyampaikan keberadaan kelompok Tirta Segara merupakan bentuk kepedulian kepada lingkungan, mengingat ancaman kerusakan semakin tinggi.

Pos Pantau laut pembangunannya merupakan inisiatif dari anggota kelompok atau swadaya. Pos pantau laut nantinya dipergunakan sebagai sarana pengawasan di laut, sedangkan pos yang lama akan dipergunakan sebagai sarana pengawasan di pesisir. Pos pantau ini berupa ponton yang berbahan fiber dengan panjang 31 meter dan lebar 7,5 meter akan dirilis ke laut pada tanggal 19 Juni 2019.

Kepala Dinas Kelautan dan Provinsi, Made Sudarsana, pada kesempatan ini mengapresiasi inisiatif kelompok yang telah membangun pos pantau laut. Selain itu, Kelompok Tirta Segara pernah memenangkan lomba Pokmaswas tingkat nasional dan layak menjadi percontohan bagi kelompok lainnya.

Ide pembangunan pos pantau laut merupakan ide yang baik namun penempatannya perlu memperhatikan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) yang saat ini sedang disusun. Jangan sampai keberadaan pos pengawas di laut justru merusak ekosistem. Sebagai acara penutup, dilakukan pemotongan pita sebagai pertanda Pos Pantau Laut resmi dioperasionalkan (BPSPL Denpasar/PRL)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Sedih (50.0%)
  • Terinspirasi (50.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments