Perkuat Pengawasan, SKIPM Kupang – Bandara Udara Internasional El Tari Jalin Kerja Sama

17
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kupang dengan PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Udara Internasional El-Tari Kupang pada Selasa (9/4). Dok. Humas BKIPM

KKPNews, Kupang – Guna meningkatkan pengawasan perdagangan hasil perikanan, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kupang menjalin kerjasama dengan PT Angkasa Pura I (Persero), Bandara Udara Internasional El-Tari Kupang. Kerja sama tersebut juga sebagai upaya pencegahan terjadinya pelanggaran hukum terkait penyelundupan hasil perikanan.

Kepala SKIPM Kupang, Jimmy Yonathan Elwaren, mengatakan bahwa kerjasama ini sangat baik untuk mengawasi jika ada perdagangan yang terindikasi ilegal dan melanggar hukum melalui kargo.

“Kerjasama ini sangat baik untuk melakukan pengawasan hasil perikanan yang akan diperdagangkan. Kami harapkan semua unsur terkait bandara, airlines, maupun ground handling untuk berkomitmen melaksanakan kerja sama ini,” ungkap Jimmy usai melakukan penandatanganan kerja sama pada Selasa (9/4).

Untuk itu, lanjut Jimmy, jika ditemukan adanya indikasi kecurangan maupun pelanggaran, agar pihak terkait segera menginformasikannya untuk ditangani bersama. “Jika ada ditemukan ada perbuatan melawan hukum dalam pengiriman hasil laut dalam bentuk kargo, kami tidak akan pilih kasih dan proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandara Udara Internasional El-Tari Kupang, Barata Singgih Riwahono, mengatakan perjanjian kerjasama ini sangat penting mengingat jumlah kargo hasil perikanan yang diekspor melalui Bandara Udara Internasional El-Tari meningkat setiap hari.

“Kami akan melakukan pemeriksaan bersama setiap kargo atau barang yang terindikasi sebagai hasil perikanan di Bandara El-Tari Kupang. KIPM Kupang yang paling tahu dan mengerti tentang hasil perikanan mana yang boleh diperdagangkan mana yang dilindungi,” tutur Barata.

“Kerjasama dengan SKIPM Kupang dilaksanakan karena setiap hari selalu ada pengiriman kargo, khususnya ikan melalui Bandara El Tari dalam jumlah besar,” tandasnya. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments