Peringati CT DAY, KKP Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Lemukutan

22
Dok. BPSPL Pontianak

KKPNews, Pontianak – Dalam rangka memperingati Coral Triangle Day (CT-Day) yang ditetapkan pada tanggal 9 Juni setiap tahunnya, Selasa (18/6), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak menyelenggarakan kegiatan Gerakan Bersih Pantai dan Laut (GBPL) di Pulau Lemukutan, Kalimantan Barat.

Coral Triangle sendiri merupakan Kawasan Segitiga Terumbu yang didiami oleh 76 persen spesies terumbu karang dan 37 persen spesies ikan karang yang ada di dunia sehingga menjadikan kawasan ini sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati laut dunia dengan luasan kawasan meliputi 6 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste.

Dalam pelaksanaan Kegiatan GBPL di Kalimantan Barat ini melibatkan 105 orang yang berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Barat; Dinas Perikanan Kab. Bengkayang; BPSPL Pontianak; Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak; Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Pontianak; Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Pontianak; Lantamal XII Pontianak; Polair Polda Kalimantan Barat; Universitas Tanjungpura; Universitas Muhammadiyah Pontianak; Universitas Nahdlatul Ulama; Politeknik Negeri Pontianak; POSSI Kalimantan Barat; WWF Kalimantan Barat; Poksmaswas Kima dan Karang; dan Masyarakat Desa Lemukutan.

Tahun 2019 merupakan peringatan CT-Day yang ke-8 dengan tema ‘Corals of Change: Paving Way for Gender Equality in Coral Triangle‘ atau ‘Kesetaraan Gender di Kawasan Segitiga Karang’.

Selaras dengan tema, Kepala BPSPL Pontianak, Getreda M. Hehanussa sendiri mengakui bahwa peran perempuan sangat penting dalam mendukung pembangunan kelautan dan perikanan, seperti para ibu nelayan yang memberikan semangat para suaminya untuk melaut menangkap ikan. Kemudian mengolah ikan dan memasarkannya hingga bisa dikonsumsi dengan baik oleh masyarakat Indonesia dan berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi di sektor perikanan.

“Peran Perempuan sangat besar dalam melahirkan generasi penerus bangsa. Untuk itu mari kita didik generasi penerus bangsa sejak dini agar menjaga laut tetap bersih dan lestari demi masa depan Bangsa dengan memberikan wawasan tentang bahari karena kebersihan pantai dan laut adalah tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat sehingga kerja sama yang baik diperlukan untuk menjaga kebersihan pantai dan laut,” ujar Getreda.

Sekretaris Desa Lemukutan, Ali Sahbana turut mengawali kegiatan GBPL dengan memberikan sambutan baik atas kegiatan Gerakan Bersih Pantai dan Laut yang menjadikan Pulau Lemukutan semakin terjaga kebersihannya.

Kemudian Plt. Kepala Dinas Perikanan Kab. Bengkayang Syarifudin juga menyampaikan dukungan atas aksi Gerakan Bersih Pantai dan Laut di Pulau Lemukutan. Menurutnya, perlu adanya kerja sama yang baik antar pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan pantai dan laut.

“Aksi bersih pantai dan laut diharapkan bisa keberlanjutan pelaksanaannya,” ujar Syarifudin.

Sementara, Kepala Seksi Konservasi, Rehabilitasi dan Tata Ruang, DKP Provinsi Kalimantan Barat, Erli, menyampaikan apresiasi kepada BPSPL Pontianak yang telah menginisiasi kegiatan Bersih Pantai dan Laut di Pulau Lemukutan. Pulau Lemukutan merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan dan akan dijadikan kawasan konservasi sehingga kebersihan dan kelestarian pantai dan laut perlu dijaga dengan baik.

Aksi bersih pantai dan laut dibagi menjadi 2 tim dalam pelaksanaannya yaitu Tim Pesisir dan Tim Laut untuk mengambil dan mengumpulkan sampah yang mencemari pesisir dan laut. Tim pesisir sebanyak 84 orang dan tim laut sebanyak 21 orang penyelam. Hasil sampah yang diambil kemudian dikumpulkan dalam karung goni untuk dilakukan penimbangan dan dicatat beratnya. Hasil sampah yang diperoleh yaitu dengan berat total sebesar 338,6 kg. Sampah dari pesisir sebesar 277 kg sedangkan sampah dari laut sebesar 61,6 kg.

Getreda M. Hehanussa selaku Kepala BPSPL Pontianak berpesan jadikan laut sebagai halaman depan rumah kita agar selalu terdorong untuk mencintai laut dan menjaga kebersihannya dengan tidak membuang sampah di pantai dan laut (BPSPL Pontianak/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments