Peringati Bulan Bakti Karantina dan Mutu, SKIPM Pekanbaru Gelar Donor Darah

16
Dok. Tribunnews.com

KKPNews, Pekanbaru – Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Pekanbaru menggelar kegiatan sosial donor darah di kantornya pada Kamis (27/6).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati bulan bakti karantina ikan dan mutu hasil perikanan.

Kepala SKIPM Pekanbaru, Eko Sulystianto mengungkapkan kegiatan sosial donor darah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan memperingati Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu Hasil Perikanan yang diagendakan selama satu bulan.

“Ini jadi kegiatan pembuka dari peringatan ini,” ungkapnya.

Peserta donor darah berjumlah ratusan orang yang terdiri dari karyawan SKIPM Pekanbaru dan berbagai elemen masyarakat.

Peringatan Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu Hasil Perikanan ini diadakan dengan semangat mewujudkan pemanfaatan sumber daya ikan yang lestari dan berkelanjutan. Bulan bakti ini juga jadi salah satu kegiatan untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat sehingga tahu tugas dan fungsi BKIPM.

“Dari kegiatan ini kami berupaya memberitahu, mensosialisasikan serta memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya karantina dan pengendalian mutu ikan dilakukan,” terang Eko.

Selain donor darah, SKIPM Pekanbaru selama kurun waktu sebulan juga telah mengagendakan sejumlah kegiatan, diantaranya kegiatan launching ekspor kerang sebanyak 4 ton yang telah lulus karantina melalui Bandara Sultan Syarief Kasim II, penyerahan bantuan ikan beku yang berkualitas dan bermutu kemasyarakat, serta pelepasan liaran sejumlah benih ikan ke sungai.

Selain itu, ada juga bazar ikan terkait produk perikanan, lomba memasak ikan, choacing clinic, bersih-bersih sungai, goes to campus dan sosialisasi tentang peraturan karantina dan juga kontes ikan guppy. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments