Penyelundupan Rp4,5 Miliar Kepiting Bertelur Asal Balikpapan Digagalkan

77
Dok. Humas BKIPM

KKPNews, Jakarta – Korpolairud Baharkam Polri bekerja sama dengan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Jakarta II berhasil mengamankan 645 boks berisi kepiting bertelur di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (24/7). Kepiting bertelur tersebut bernilai sekitar Rp4,5 miliar.

“Kita melakukan penangkapan penyelundupan kepiting bertelur yang dilakukan oleh perusahaan dari Balikpapan, Kalimantan Timur. Kasus ini kita kembangkan setelah penggagalan kasus serupa dengan bukti 700 kilogram kepiting di Balikpapan pada 15 Juli lalu,” ujar Kakorpolairud Baharkam Polri, Irjen Pol Zulkarnain, dalam konferensi pers di Mako Korpolairud Baharkam, Rabu (24/7).

Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Agus Suherman, Koordinator Staf Khusus Satgas 115 Mas Achmad Santosa, dan Kepala Balai KIPM Jakarta II Nandang Koswara.

Pelarangan pengiriman kepiting bertelur ini telah tercantum dalam Pasal 3 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Wilayah NKRI dan Pasal 88 Juncto Pasal 16 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perikanan.

Irjen Pol Zulkarnain menyebutkan, terkait hal ini pihaknya sudah memeriksa dua orang yakni M dan A, yang berperan sebagai supir kontainer serta pengurus dokumen kapal yang menyebutkan dalam administrasi bahwa produk tersebut sebagai frozen fish.

“Kami mengetahui banyak pengusaha nakal yang menjual kepiting bertelur hidup untuk diselundupkan ke Malaysia, sedangkan untuk kepiting mati frozen ke Taiwan dan Hong Kong. Kita bersama tim Satgas tidak akan berhenti melakukan upaya penangkapan terhadap tindakan ilegal ini,” tegas Irjen Pol Zulkarnain.

Sementara itu, Kepala Balai KIPM Jakarta II, Nandang Koswara mengungkapkan, Balikpapan selama ini dikenal sebagai daerah penghasil kepiting bertelur.

“Sesuai peraturan, kepiting bertelur hanya boleh ditangkap sesuai periode waktunya yakni pada Desember-Februari. Kepiting jenis ini memang banyak dicari oleh sejumlah restoran di Hong Kong, Taiwan, dan Malaysia untuk dikonsumsi sehingga memiliki nilai ekonomi tinggi,” pungkasnya. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments