Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp12,3 Miliar Digagalkan di Batam

12
Dok. Humas BKIPM

KKPNews, Batam – Penggagalan upaya penyelundupan benih lobster (BL) kembali berhasil dilakukan petugas. Kali ini, Tim Satuan Tugas Gabungan (Satgasgab) Fleet One Quick Response ( F1QR) Koarmada I berhasil menangkap speedboat di Perairan Pulau Combol saat akan menyelundupkan sekitar 81.000 BL, Kamis (12/9).

Dalam gelaran konferensi pers di Mako Lanal Batam, Jumat (13/2), Danlantamal IV Laksma TNI, Arsyad Abdullah menyebut,  tim Satgasgab F1QR Koarmada I terdiri dari Guskamla Koarmada I, Lantamal IV, dan Lanal Batam.

Ia menambahkan, sedianya BL tersebut akan dikirim dari Batam menuju Singapura. “Saat berada di perairan Pulau Combol, tim melihat ada speedboat yang melaju kencang dengan kecepatan kurang lebih 15 knot, dari perairan Batam mengarah ke Singapura,” tuturnya.

Tim F1QR langsung melakukan pengejaran dengan menggunakan speedboat dari arah Perairan Pulau Moro menuju ke arah Tanjung Semokol Perairan Sugi.

Merasa terdesak, nakhoda speedboat tanpa nama tersebut mengandaskan kendaraanya di hutan bakau di periran Pulau Combol. Sangat disayangkan, tim F1QR tidak dapat menangkap para pelaku.

“Kita lakukan pemeriksaan di dalam speedboat dan hasilnya ditemukan 14 box styrofoam coolbox berisi benih lobster, pelaku penyelundupan melarikan diri,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya melakukan koordinasi dengan Stasiun Karantina Ikan, Pengendallian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Batam untuk melakukan pencacahan BL. BL tersebut terdiri dari jenis mutiara dan pasir dan diperkirakan bernilai hingga Rp12,3 miliar. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments