Penutupan Expo Aquaculture Penas XV Berlangsung Meriah

177
Dok. Twitter kkpgoid

KKPNews, Aceh – Kemeriahan Expo Aquaculture Penas XV Aceh ditutup dengan dengan pemberian penghargaan. Selama 6 hari penyelenggaraan Penas XV, ribuan pengunjung setiap harinya menyambangi acara tersebut.

Dalam Expo Aquaculture tersebut, dilaksanakan coaching clinic presentasi materi inovasi dan teknologi dari berbagai UPT (Unit Pelaksana Teknis) setiap harinya. Selain itu digelar demo olahan ikan dalam5 hari berturut-turut. Tak ketinggalan pendirian stan – stan dari UPT dan dinas yang berhasiul menarik pengunjung. Menambah kemeriahan acara, digelar pula kontes ikan cupang berbagai kategori, lomba menangkap ikan ,pameran miniatur bioflok, minapadi nila, lele, ikan mas, dan lainnya.

Indra Sukriani Putra, pengunjung setia Expo Aquaculture asal Sumatera Barat, yang setiap hari menyempatkan untuk mengikuti kegiatan coaching clinic dan menyambangi stan pameran mengapresiasi acara ini. “Saya senang ada acara Expo Aquaculture, materi-materinya lengkap dari coaching clinic, informasi inovasi teknologi, teknis budidaya, lengkap disajikan. Cuma kalau ada lagi kalau bisa lebih lama per sesi nya biar peserta lebih puas bertanya tidak terbatas waktu yang 1 jam per sesi,” kata Indra saat diwawancarai tim BRSDM KP.

Antusias yang sama juga ditunjukkan oleh para mahasiswa Universitas Syahkuala (Unsyiah) yang ramai-ramai mengunjungi pemeran. “Pamerannya bagus jadi lebih banyak tahu tentang perikanan, teknologinya,” ujar Fajar Ilham dan Nazarul Akmal pengunjung Expo Aquaculture yang juga mahasiswa FPIK Unsyiah. Mereka berharap pameran ini bisa menambah pengetahuan dan penumbuhan kecintaan pada kelautan dan perikanan.

Expo Aquaculture ditutup dengan pengumuman juara 38 kategori kontes ikan cupang. Diaudin, Kepala Dinas Perikanan Aceh, Diaudin melihat peserta luar biasa antusias baik masyarakat luar dan Aceh sendiri.

Menurut Diaudin, gelar teknologi di Expo Aquaculture Penas XV ini memberikan banyak manfaat ke masyarakat,misalnya bioflok dengan lahan terbatas bisa produksi melimpah, mina padi juga antusias masyarakat, ikan bersama padi pakan lebih rendah dan hasil padi lebih baik. Kontes ikan hias dari luar antusias, kami harapkan komunitas lebih berkembang. “Saya mengharapkan program aquaculture di Aceh jadi contoh kedepannya,” ujar Diaudin saat menutup Expo Aquaculture, Kamis (11/5). (Humas BRSDMKP)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments