Pemkot Padang Lirik Potensi Budidaya Ikan Sidat Jadi Sumber Ekonomi Baru

399

KKPNews, Padang – Budidaya ikan sidat menjadi minat Pemerintah Kota Padang untuk terus dikembangkan guna meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di Kota Padang. Wakil Walikota Padang Emzalmmi mengapresiasi akan adanya pembudidayaan ikan sidat di kota yang terkenal dengan jam gadangnya itu.

“Budidaya ikan sidat ini amat menguntungkan, ke depan kami bekerja sama dengan Asosiasi Ikan Sidat Nasional,” jelas Wakil Wali Kota Padang Emzalmi di Padang, saat meninjau kesiapan tempat pembibitan ikan di Balai Benih Ikan (BBI) Bungus Selatan, Kecamatan Bungtekab, beberapa waktu lalu, Sabtu (30/4).

Emzalmi menambahkan, persiapan pengembangan ikan sidat ini akan dilakukan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang.

“Untuk itu, kita telah menyiapkan beberapa kolam-kolam pembibitan sesuai peruntukkannya nanti. Kolam ini berada di lahan pemkot yang dikelola Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Padang”, lanjut Emzalmi.

Emzalmi menilai, jika pembudidayaan ikan sidat ini berhasil, maka akan menyebabkan tumbuhnya sumber ekonomi baru bagi masyarakat Kota Padang. Hal ini dikarenakan nilai jual ikan sidat tersebut sangat tinggi.

“Nilai jual ikan sidat sekarang mencapai 400 ribu rupiah per kilogram. Sementara terkait pemasarannya sudah ada yang menampungnya. Kita harap upaya ini terwujud”, tukasnya.

Persiapan pembudidayaan ikan sidat nantinya akan digagas bersama Asosiasi Sidat Nasional (AISIN) dan tim ahli sidat dari Jepang, Mr Kanaisan. Kerjasama ini rencananya akan diresmikan dalam kurun waktu dekat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Padang Zalbadri menambahkan sebagai langkah awal pengembangan budidaya ikan ini, pihaknya akan bekerja sama dengan tim ahli.

“Kerja sama ini berkaitan dengan kelayakan pembudidayaan ikan, bentuk karakteristik hingga jenis ikan yang layak dikembangkan. Apabila ini telah menemukan hasil, pihaknya telah mempersiapkan lahan untuk pembangunan kolam pembibitan hingga pembudidayaan”, jeas Zalbadri.

Sesuai karakter ikan yang saat muda di perairan tawar dan dewasa di laut, pembudidayaan dalam kolam tersebut juga akan disesuaikan habitatnya. Sementara itu pengamat bidang perikanan Masrizal menilai sebelum melakukan budidaya perlu dilakukan percobaan terlebih dahulu. Terutama dilakukan untuk pembudidayaan ikan di luar habitatnya seperti Sidat tersebut. (MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (60.0%)
  • Terinspirasi (40.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments