Pemerintah Tinjau Industri Perikanan di Maluku

667

KKPNews, Jakarta – Pemerintah melakukan kunjungan kerja untuk meninjau infrastruktur maritim dan industri perikanan. Kunjungan kerja yang dilakukan di Maluku pada 16-18 Maret 2016 ini diikuti oleh Wapres JK beserta Ibu Wapres, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Tim Ahli Wapres Bidang Ekonomi Sofjan Wanandi, Ketua Bidang Perikanan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Thomas Darmawan, dan asosiasi pengusaha perikanan.

Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang batal ikut rombongan juga menunjuk dua Direktur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (Dirjen KKP) untuk menggantikan dirinya dalam kunjungan Wapres JK ke Maluku pada 16-18 Maret 2016.

Kedua Dirjen KKP tersebut adalah Dirjen Perikanan Tangkap, Narmoko Perbowo dan Dirjen Peningkatan Daya Saing, Nilanto Perbowo. “Dua dirjen itu yang melaksanakan riil-nya,” ungkap Wapres JK di Pelabuhan Banda Neira, Kamis (17/3).

Kehadiran JK diharapkan dapat mendorong kemajuan bidang perikanan dan kelautan di Provinsi Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN). “Semoga kehadiran Bapak dan Ibu Wapres mampu mendorong semangat seluruh pemangku kepentingan di bidang perikanan dan kelautan di wilayah Maluku,” ujar Gubernur Maluku, Said Assagaff dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/3).

Maluku ditetapkan sebagai LIN karena wilayah Maluku sebagian besar adalah lautan. Sebesar 92% dari total wilayah Makulu berupa lautan. Said berharap agar pemerintah dapat ikut memperjuangkan pembangunan dan pengembangan perikanan dan kelautan di Maluku yang telah ditetapkan sebagai LIN.

Selain ditetapkan sebagai LIN, wilayah Maluku juga kaya akan potensi perikanan. Potensi perikanan Maluku mencapai 1,72 juta ton per tahun, produksi perikanan tangkap mencapai 568.367 ton (2014), dan produksi perikanan budidaya 512.490 ton (2014). Wilayah pesisir Maluku juga potensial untuk budidaya rumput laut, ikan kerapu, udang, kerang mutiara, teripang, dan biota laut lainnya yang bernilai ekonomis tinggi, seperti kepiting dan abalon.

(RA)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (75.0%)
  • Takut (25.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments