Pemerintah Kerja Sama dengan Perindo Genjot Serapan Tangkapan Ikan Nelayan

167
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja saat mengunjungi pembangunan SKPT Natuna di Selat Lampa. Dok. Twitter DJPT

KKPNews, Jakarta – Guna menggenjot penyerapan tangkapan ikan nelayan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perum Perindo  melakukan kerja sama dengan nelayan melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda mengungkapkan, hingga Februari 2018, Perum Perindo sudah bekerja sama dengan 232 nelayan. Kerja sama tersebut telah mendorong produksi ikan hingga 443 ton.

“Ini hasil nyata dari kerja sama pengelolaan integrated cold storage (ICS) di Natuna,” ujar Risyanto Suanda, Direktur Utama Perum Perindo, dalam siaran pers, Kamis (22/3).

Perindo juga telah menyiapkan ICS dengan kapasitas 200 ton untuk menyimpan ikan segar hasil tangkapan nelayan yang menggunakan kapal ukuran 3 – 12 GT. Ikan-ikan tersebut akan diolah dalam bentuk ikan segar dan ikan beku

Menurutnya, peringatan BBMKG Wilayah III Denpasar dalam beberapa hari ke depan diprediksi bakal terjadi gelombang tinggi dan angin kencang. Kondisi ini dipengaruhi siklon tropis Marcus yang terjadi di Australia, dan kemungkinan akan melewati wilayah Bali.

“Ini demi kesalamatan nelayan sendiri, karena peringatan dari BBMKG selain gelombang tinggi juga dipresiksi bakal terjadi angin kencang,” katanya.

Dikatakan, para nelayan di Kabupaten Badung juga telah dilengkapi dengan jaminan keselamatan nelayan dalam bentuk pemberian program asuransi. Program ini telah berjalan sejak tahun 2016 dan tahun 2017. Keuntungan memiliki asuransi nelayan, bila terjadi kecelakaan kerja maka nelayan akan mendapatkan santunan sebesar Rp 200 juta.

“Ikan segar dipasarkan ke Tanjung Pinang dan Batam, sedangkan ikan beku diangkut dengan kapal tol laut ke Jakarta dan Kalimantan,” jelas Risyanto.

Berkaca pada keberhasilan penggunaan ICS di Natuna, Perum Perindo juga mendapat kepercayaan KKP untuk mengembangkan ICS di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Merauke. Selain itu, Perindo juga akan membantu KKP mengelola sarana pra sarana produksi di beberapa Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) yang dibangun pemerintah, di antaranya di Mentawai, Timika, Sebatik, Saumlaki, dan Merauke.

“Kami sudah mengelola fasilitas yang ada di SKPT Tahuna dan Natuna, tentu kami siap untuk mengelola ICS dan TPI di Merauke dan juga SKPT lain,” tutup Risyanto. (Ade Fitria Nola)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments