Pasca Idul Adha, Pasokan Ikan di Medan Menipis

254
fiestaseafood.com

MedanBisnis – Medan. Para pedagang mengeluhkan minimnya pasokan ikan di pasar tradisional Medan pasca perayaan Idul Adha. Menurut mereka merosotnya pasokan ikan lantaran sejumlah nelayan masih enggan melaut.

“Beberapa hari ini pasokan ikan sangat minim. Karena ini masih dalam suasana Idul Adha. Jadi nelayan-nelayan banyak yang tidak melaut. Kalaupun melaut, paling mereka tidak jauh-jauh. Makanya hasil tangkapan juga sedikit. Nggak ada ikan, malahan ikan tongkol beberapa hari ini juga tidak ada,” kata Wandi, pedagang ikan di Pasar Simpanglimun Medan, Minggu (27/9).

Menurutnya, akibat minimnya pasokan ikan, harga pun mengalami kenaikan.
Misalnya saja harga ikan dencis ukuran sedang dijual Rp26.000 dari sebelumnya Rp24.000/kg, ikan gembung dijual Rp28.000 dari biasanya Rp28.000/kg, cumi-cumi dijual Rp38.000 /kg, udang dijual Rp65.000 /kg.

“Harga pun ikut naik. Banyak sekali pelanggan kami khususnya pedagang eceran yang mengeluhkan naiknya harga ikan. Tapi mau bagaimana lagi, pasokan ikan sedang kosong. Kalaupun kami ambil banyak, harga mahal, tidak ada yang mau beli,” ungkapnya.

Terpisah, Harisman pedagang ikan di Pasar Sukaramai Medan mengakui adanya kenaikan pada harga ikan. Kenaikan itu, katanya disebabkan pasokan ikan menurun. “Maklum lah, karena ini masih Idul Adha. Cuaca pun kurang bagus. Makanya nelayan ada yang tidak melaut. Mulai Idul Adha itulah pasokan ikan berkurang, jadi harga di mana-mana mengalami kenaikan,” pungkasnya.

Lanjutnya, harga ikan ikan gembung dijual Rp30.000 /kg dari biasanya Rp28.000 /kg, ikan dencis dijual Rp30.000 /kg, udang dijual Rp60.000 /kg. “Pelanggan kami banyak yang mengeluh dan mengurangi jumlah pembelian.

Ini saja barangnya sedikit, makanya harga ikan naik tinggi. Kurang tau juga sampai kapan harga ikan tinggi. Karena semua tergantung hasil tangkapan nelayan. Mudah-mudahan harga ikan cepat normal,” bebernya. (farida noris)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments