Pantai Minahasa Tenggara Dipenuhi Ikan Cakalang yang Mati Misterius

144
Ilustrasi. ©Reuters/Juan Carlos Ulate

KKPNews, Minahasa – Di sepanjang pantai di Desa Watuliney, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara ditemukan ratusan jenis ikan cakalang yang pada mati.

“Kami sudah mendapatkan laporan soal adanya ratusan ikan cakalang yang mati di Pantai Hais, Desa Watuliney, dan diperkirakan sudah sejak Sabtu pekan lalu,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Minahasa Tenggara Vecky Monigir di Ratahan, Selasa (22/5).

Lebih lanjut, Vecky mengatakan bahwa ikan yang ditemukan mati di sepanjang patai tersebut diperkirakan sebanyak 400an ekor.

“Sejauh ini memang laporan penemuan matinya ratusan ekor ini hanya di sekitar perairan Belang. Belum ada laporan di tempat lainnya terkait matinya ikan Cakalang ini,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan tersebut juga mengatakan hingga kini pihaknya belum dapat memastikan penyebab ratusan ikan cakalang tersebut mati, sebab masih menunggu hasil pemeriksaan di laboratorium Balai Besar Karantina Ikan di Manado.

“Saat ini sedang diperiksa Balai Karantina Ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mencari tahu penyebabnya. Makanya kami belum bisa menyampaikan secara detail tanpa ada laporan hasil laboratorium terlebih dahulu,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, Vecky menghimbau kepada masyarakat dan nelayan untuk tidak menjual dan mengkonsumsi ikan Cakalang yang ditemukan mati secara misterius tersebut.

“Kami mengimbau jangan sampai ikan itu dikonsumsi. Karena sampai saat ini kami belum tahu penyebabnya. Jangan sampai ada hal yang membahayakan manusia bila mengonsumsi ikan tersebut,” pungkasnya. (Irna Prihandini)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments