Pabrik Olahan Ikan Ini Diuntungkan Pemberantasan Illegal Fishing

853

Semarang -Kekayaan laut Indonesia bisa mendatangkan banyak devisa yang melimpah salah satunya dengan ekspor hasil laut olahan. PT Sumber Samudera Indonesia (PT SSI) Semarang Jawa Tengah termasuk perusahaan yang mengolah ikan dan mengekspor produk olahan ikan ke berbagai negara.

PT SSI merupakan perusahaan PMA asal China yang berada di kawasan industri Terboyo Semarang dengan bidang usaha industri pengolahan dan pengawetan ikan. Perusahaan ini termasuk yang kena dampak positif adanya pemberantasan illegal fishing oleh Menteri Susi Pudjiastuti, khususnya soal pasokan ikan yang kini berlimpah.

PT SSI berencana berinvestasi US$ 1,5 juta dengan kapasitas produksi 12.000 ton surimi atau pasta ikan. Produksinya diekspor ke berbagai negara seperti China, Singapura, Vietnam, Eropa, dan lainnya. Meski demikian pihak perusahaan menekankan pekerjanya agar berasal dari warga lokal.

Setidaknya ada 300 tenaga kerja langsung yang berada di pabrik pengolahan hasil laut ini. Mereka mengolah berbagai jenis hewan laut seperti cumi-cumi, gurita, berbagai jenis ikan, dan banyak udang termasuk udang Tiger yang hanya ada di Indonesia yang berukuran besar.

“Potensi ekspor 150 ton per hari, tapi 60% yang bisa diekspor, kalau bagus semua ya sekitar 80 ton,” kata Sekretaris Perusahaan PT SSI, Hendra Suriadinata disela-sela kunjungan Kepala BKPM Franky Sibarani, di lokasi, Senin (22/6/2015).

PT SSI juga menjalin kemitraan dengan nelayan dan pemilik tambak dengan membeli hasil nelayan. Dalam kemitraan tersebut, PT SSI memesan kepada nelayan atau penambak ukuran ikan yang akan mereka beli.

Terkait gencarnya penindakan illegal fishing di Indonesia saat ini, lanjut Hendra, memang mulai berdampak pada ketersediaan ikan laut dan harga bagus bagi industri.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments