Menteri Susi Minta TPI Karangsong Diperbaiki

732

KKPNews, Indramayu. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengaku senang sekaligus sedih melihat aktivitas perekonomian di sektor perikanan dan kelautan yang terjadi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong Kabupaten Indramayu saat melakukan kunjungan kerja beberapa saat yang lalu. Pasalnya, hampir setahun terakhir produksi ikan di TPI tersebut mencapai nilai Rp 300 miliar, tetapi kondisi TPI sangat memprihatinkan.

“Saya tadi sudah lihat TPI dan lihat betapa besarnya potensi dari Indramayu. Saya lihat juga angkanya hampir satu tahun ini mencapai Rp 300 miliar . Sebuah kegiatan ekonomi yang luar biasa, tetapi saya juga prihatin TPI sempit, lantai jelek, kanalnya dangkal, sampah di mana-mana,” ujar Susi dalam sambutan Acara Peresmian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mitra Maritim, di Kabupaten Indramayu, Kamis (26/11).

Menteri Susi mengatakan dirinya terkadang heran dengan Indonesia,  karena saat masyarakat dengan luar biasa bergerak menjalankan kehidupan untuk menumbuhkan perekonomian tapi tidak dibarengi dengan fasilitas yang memadai. Terlihat dari kondisi TPI Karangsong yang terlantar padahal telah menghasilkan miliaran rupiah untuk perekonomian masyarakat perikanan.

Untuk itu, Susi memohon kepada Pemerintah Daerah (Pemda) ataupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang selama ini menerima setoran restribusi dari TPI, untuk tidak lagi memungut iuran dari TPI selama dua tahun. TPI Karangsong selama setahun memberikan restribusi kepada Pemda setempat sebesar Rp 7 miliar. Jika selama dua tahun, nilai restribusi tersebut akan bernilai sebesar Rp 14 miliar, Susi yakin dapat digunakan untuk memperbaiki TPI menjadi lebih baik dan bersih serta membangun cold storage.

“Jangan cuma dikembalikan Rp 600 juta saja dari Rp 7 miliar/tahun. Kalau lampu taman saja bikinnya miliar-miliar, masa bikin TPI yang jelas-jelas menghasilkan miliaran ditelantarkan,” tegasnya.

Menurut Susi, langkah tidak menyetorkan restribusi ke Pemda selama dua tahun tersebut merupakan sebuah terobosan seperti yang diharapkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Aturannya memang uang restribusi dari TPI disetorkan ke Pemda, maka terobosannya adalah uang restribusi TPI tersebut jangan lagi ditarik selama dua tahun guna untuk mempercantik TPI.

Menteri Susi mengaku sedih melihat galangan kapal di sekitar TPI Karangsong tersebut berada di antara warung. “Sedih lihatnya. Rp 300 milar lho Pak, Rp 7 miliar disetor, itu bisa jadi TPI yang bagus, perumahan rakyat perikanan. Pemerintah yang benar itu mengakomodasi dan mengatur serta membuat kebijakan yang baik, bukan hanya memungut tetapi mengembalikan kepada rakyat. Betul gak?”

Namun Susi mengingatkan. jika tahun depan kondisi TPI Karangsong masih sama kotornya berarti masyarakat sekitar yang salah karena tidak terus mengingatkan Pemerintah Daerah untuk memperbaikinya. Untuk itu, masyarakat diminta untuk terus mengingatkan pemerintah yang suka lupa, khususnya untuk permasalahan yang kerap dihadapi masyarakat perikanan.

(RP/DS)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments