Menteri Susi Ajak Inggris Investasi Teknologi Perikanan & Satelit

261

Bisnis.com, JAKARTA—Indonesia dan Inggris menjajaki peluang investasi di sektor teknologi perikanan. Utamanya, satelit pemantau kapal dan fasilitas pendingin produk perikanan.

Di sela Forum Bisnis Indonesia-Inggris, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan dalam konteks kerjasama bilateral, pemerintah berharap investasi sektor perikanan dan kelautan dari Inggris terus meningkat.

“Kita invite mereka untuk investasi di freezing facility, seperti cold storage. Inggris kan punya banyak teknologi yang maju,” kata Susi, Selasa (28/7).

Susi mengatakan sektor perikanan Indonesia terbuka bagi investasi asing. Apalagi peluang sektor perikanan disebut sangat besar hingga mencapai US$20 miliar.

Inggris, lanjut Susi, memiliki komitmen yang sama dengan Indonesia di bidang pemberantasan praktek penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing).

Untuk itu, Inggris sempat memamerkan teknologi satelit yang dapat digunakan untuk memantau pergerakan kapal di wilayah perairan Indonesia.

“Tadi Inggris bawakan seminar tentang satelit,” lanjutnya.

Susi menambahkan saat ini tidak ada kapal milik Inggris yang beroperasi di wilayah perairan Indonesia.

Selain sistem cold storage dan satelit, Indonesia juga menawarkan investasi pengolahan produk-produk perikanan melalui pendirian unit pengolahan ikan (UPI).

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments