Menteri Edhy Lantik Irjen Antam Novambar sebagai Plt Sekjen KKP

644
Menteri Edhy melantik Irjen Pol Antam Novambar sebagai Plt Sekjen KKP (Foto: KKP)

KKPNews, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo melantik Irjen Antam Novambar sebagai Pelaksana tugas (Plt) Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan menggantikan Nilanto Prabowo yang kini didapuk sebagai Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.

Sebagai informasi, Antam saat ini masih menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Menteri Edhy dalam sambutannya menegaskan, pergantian merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi. Yang terpenting, kata dia, adalah kekompakan antara satu dengan lainnya.

“Pergantian ini adalah hal normal dalam organisasi, penyegaran,” kata Edhy di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta, Rabu (26/2).

Menteri memberikan pesan kepada pejabat yang baru dilantik (Foto: KKP)
Menteri memberikan pesan kepada pejabat yang baru dilantik (Foto: KKP)

Menteri Edhy juga mengajak seluruh jajarannya untuk selalu berpikir dan berwawasan terbuka. Ia berharap kebersamaan dan kekompakan menjadi semangat dalam setiap langkah ke depan.

“Kita diberikan mandat, bidang yang sangat membanggakan, dan saya berharap kebersamaan dan kekompakan menjadi kunci semangat kita,” sambungnya.

Melalui semangat kebersamaan tersebut, Menteri Edhy optimistis Kementerian Kelautan dan Perikanan mampu menjadi lembaga yang turut serta menyumbangkan pertumbuhan ekonomi bagi negara.

“Semangat ini yang menbuat kita membesarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadi kementerian yang mampu menyumbangkan ekonomi yang besar di Indonesia,” terangnya.

Plt Sekjen KKP Irjen Pol Antam Novambar bersama Dirjen PDSKP Nilanto Perbowo (Foto: KKP)
Plt Sekjen KKP Irjen Pol Antam Novambar bersama Dirjen PDSKP Nilanto Perbowo (Foto: KKP)
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (75.0%)
  • Sedih (25.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments