Masyarakat Manfaatkan Bale KUSUKA yang Dibangun KKP

86
Dok. Humas DJPB

KKPNews, Jakarta – Masyarakat di berbagai daerah sudah mulai memanfaatkan bale KUSUKA (Bale Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan) yang dibangun  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pemanfaatan tersebut antara lain digunakan untuk kegiatan diskusi, tukar informasi, pelatihan, dan kegiatan penyuluhan.

Sebelumnya guna mendukung kegiatan usaha budidaya, KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya telah membangun bale KUSUKA di 19 kabupaten/kota yang tersebar di Indonesia.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto dalam keterangannya Kamis (24/01) menyatakan bahwa pembangunan bale KUSUKA sebagai sarana untuk diskusi dan tukar menukar informasi terkait perkembangan perikanan budidaya mulai dari info teknologi, pasar, dan lainnya. Menurutnya, bale KUSUKA ini diharapkan nantinya akan menjadi sarana interaksi intens antara pembudidaya, pemerintah, penyuluh, dan pelaku usaha budidaya ikan,  sehingga dapat memicu perkembangan kegiatan budidaya yang lebih maju.

“Saya sangat mengapreasiasi pemanfaatan bale KUSUKA di beberapa daerah. Harapannya ke depan agar bale KUSUKA ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kelancaran kegiatan Budidaya. Targetnya dengan keberadaan bale KUSUKA ini akan membantu akses bagi transfer pengetahuan baik teknis maupun non teknisis, dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas SDM dan kemandirian para pembudidaya,” jelas Slamet.

Sementara itu Suwanto, Ketua Kelompok Mina Wijaya Desa. Geneng Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo mengungkapkan bahwa dengan adanya bale KUSUKA yang di bangun di daerahnya sangat membantu kelompok, khususnya bagi akses ketersediaan sarana dan prasarana diskusi yang nyaman.

“Sebelum adanya bale KUSUKA untuk melakukan musyawarah atau pertemuan biasanya di rumah salah satu anggota atau menumpang di bale desa. Bahkan kadang di pinggir sawah dan kepanasan yang mengganggu konsentrasi. Saat ini dengan adanya bale KUSUKA para pembudidaya merasa antusias untuk melakukan kegiatannya apalagi bale KUSUKA dilengkapi dengan adanya media informasi berupa TV. Ibaratnya bale KUSUKA ini jadi rumah kedua kami untuk berinteraksi dan menyalurkan ide/gagasan untuk kemajuan usaha budidaya,” ungkap Suwanto.

Sebagaimana diketahui, pembangunan bale KUSUKA di kawasan perikanan budidaya menjadi salah satu program prioritas KKP di mana hingga saat telah dibangun sebanyak 19 unit yang tersebar di Kabupaten Agam, Pasaman, Banyuasin, Kota Prabumulih, Kampar, Kuantan Singingi, Muaro Jambi, Pangandaran, Indramayu, Pati, Kendal, Sukoharjo, Boyolali, Kulon Progo, Sleman, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sambas, dan Parigi Moutong. (Humas DJPB/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Tidak Peduli (50.0%)
  • Senang (50.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments