Kunker ke Australia, Menteri Edhy Serius Garap Budidaya Lobster

63
Lobster (Foto: KKP)

KKPNews, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Edhy Prabowo melakukan kunjungan kerja selama sepekan di Australia mulai 26 Februari hingga 2 Maret 2020. Salah satu agendanya, adalah menandatangani kerja sama pembudidayaan lobster.

Menteri Edhy tiba di Melbourne, Australia pada Kamis 27 Februari 2020 pagi. Siang harinya, Menteri Edhy langsung bergerak ke Institute for Marine and Antactic Studies (IMAS).

Baca: Budidaya Lobster Hidupkan Ekonomi Masyarakat Pesisir 

Kampus yang berafiliasi dengan Universitas Tasmania (Utas) ini telah berhasil membudidayakan lobster hingga ukuran peurulus serta pembesaran sampai ukuran dewasa. Bahkan tahun ini, IMAS-Utas membuka program doktoral (PhD) pembudidayaan lobster yang mempelajari fisiologi, perilaku, nutrisi, biologi molekuler, dan kesehatan lobster.

Dok. Lobster bertelur
Dok. Lobster bertelur

“KKP saat ini telah melakukan inisiasi kerja sama dengan IMAS dalam pembudidayaan lobster,” ujar Kepala Biro Humas dan Kerjasama Luar Negeri KKP, Agung Tri Prasetyo, Selasa (26/2).

Menteri Edhy juga akan menandatangani kerja sama dengan Universitas Tasmania, sekaligus melihat langsung hatchery dan lahan budidaya lobster, tuna, dan abalone di sana.

Baca juga: KKP Kaji Pemanfaatan Lobster untuk Budidaya

Kunker sepekan Menteri Edhy di Australia juga akan diisi dengan kunjungan ke University of Wollonggong. Di sini, Menteri Edhy juga akan melakukan penandatangan kerja sama di bidang kelautan dan perikanan.

Agenda lain yang tak kalah penting, adalah menyambangi Black Stump Technologies, yang salah satu produksinya adalah refrigerator (cool storage) bertenaga surya.

“Pertemuan lain juga ada, di antaranya bertemu dengan diaspora di sana,” pungkas Agung.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments