Kunjungi Poltek KP Jembrana, Menteri Susi Serahkan Beasiswa bagi 36 Taruna Anak Pelaku Utama Perikanan

79
dok.humas KKP

KKPNews, Jembrana РDalam kunjungan kerjanya di Jembrana, Bali, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau progress pembangunan lanjutan Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Jembrana, Rabu (10/10). Didampingi Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Sjarief Widjaja, Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nilanto Perbowo, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Zulficar Mochtar, Bupati Jembrana I Putu Artha, dan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Menteri Susi disambut taruna Poltek KP Jembrana.

Menteri Susi mengatakan, membangun Politeknik memang sudah menjadi salah satu prioritasnya semenjak ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Ia ingin membangun instansi pendidikan sebagai tempat anak bangsa menimba ilmu, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.

“Mudah-mudahan bisa membantu masyarakat Jembrana ini untuk mempunyai ahli-ahli kelautan dan perikanan. Saya pikir sudah saatnya mendukung visinya Presiden, menjadikan laut masa depan bangsa,” tutur Menteri Susi.

Menurut Menteri Susi, setelah menjaga laut dengan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan, mengelola sampah dengan baik dan tidak membuangnya ke laut, dan menjalankan bisnis perikanan yang sehat, bangsa Indonesia juga perlu untuk membangun manusia-manusia kelautan dan perikanan yang terampil dan berdaya saing tinggi. Generasi ini dibutuhkan sebagai pioneer yang akan mengelola kekayaan laut Indonesia ke depannya.

“Saya berkeinginan nantinya lebih banyak ahli kelautan dan perikanan daripada ahli pertanian. Itu cita-cita saya karena laut kita lebih luas daripada daratan kita,” lanjutnya.

Menteri Susi menambahkan, saat ini sektor-sektor konvensional semakin tergerus perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Sektor perbankan misalnya, dalam beberapa waktu ke depan diprediksi akan terus mengurangi karyawannya yang fungsinya sudah banyak digantikan teknologi.

“Jadi mau dikemanakan anak-anak muda kita? Mau diapakan surplus demografi kita?Ya ke laut. Mengelola laut, mengelola hasilnya,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Menteri Susi juga mengimbau masyarakat Indonesia utamanya generasi muda untuk ikut ambil bagian langsung mengelola lautan Indonesia. Ia meminta agar tak ada lagi yang segan untuk menjadi pelaku utama perikanan. Menurutnya, dengan menguasai Iptek, sektor kelautan dan perikanan akan lebih menguntungkan dibandingkan sektor-sektor popular lainnya.

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut Menteri Susi juga menyerahkan beasiswa pendidikan bagi 36 taruna Poltek KP Jembrana anak pelaku utama perikanan, masing-masing sebesar Rp6 juta.

“Namun, ini hanya bisa tercapai jika kita kelola dan pertahankan hingga anak cucu kita, kalau kita juga disiplin menjaga, kalau tidak juga percuma,” tandasnya.

Oleh karena itu, Menteri Susi juga mengimbau agar semua pihak tak lengah dan lantas membiarkan lagi kapal-kapal asing raksasa beroperasi dan mengeruk kekayaan laut Indonesia.

Sebagai informasi, meski pembangunan belum sepenuhnya rampung, Poltek KP Jembrana telah beroperasi selama tiga semester. Pembangunan Poltek KP ini terdiri dari rektorat, gedung kelas, asrama putra, gedung flat pengajar, asrama putri, dan refectory.

“Targetnya akhir tahun ini pembangunan dirampungkan,” ujar Kepala BRSDM Sjarief Widjaja.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments