KKP Undang Ratusan Pelaku Usaha Lakukan Uji Tuntas Dokumen Perizinan

34
Dok. Humas DJPT

KKPNews, Jakarta – Selama tujuh hari, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Perizinan dan Kenelayanan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) melakukan uji tuntas (due diligence) dokumen perizinan perikanan tangkap. Kegiatan ini melibatkan 300an pelaku usaha perikanan tangkap.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M. Zulficar Mochtar memastikan bahwa KKP tidak mempersulit pelaku usaha dalam proses uji tuntas ini. Proses tersebut merupakan upaya pemerintah dalam tata kelola perizinan perikanan tangkap yang terukur dan akurat.

“Kami ingin para pelaku usaha taat pada peraturan. Due dilligence diterapkan tidak untuk mempersulit pelaku usaha dan proses ini bebas dari unsur asing. Ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penerbitan izin, agar informasi dari dokumen yang kami dapatkan benar dan akurat,” ujarnya.

Kegiatan uji tuntas ini merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor. 44 Tahun 2016 tentang Daftar Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan Dibidang Penanaman Modal. Setiap proses penerbitan izin baru harus dilakukan investigasi dan pendalaman informasi terkait permodalan dan kemampuan finansial pelaku usaha.

“Para pelaku usaha ini kita lakukan wawancara, kita gali informasi sebanyak dan sedetail mungkin tentang usaha perikanan tangkapnya. Jangan sampai mereka melakukan usaha, tapi mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan, tidak tahu apa nama kapalnya, tidak tahu kapalnya beroperasi di perairan mana, jumlah produksinya dan lain sebaginya,” tuturnya.

Dengan adanya uji tuntas, asal-usul permodalan pemohon izin dalam menjalankan usaha perikanan tangkapnya menjadi jelas. Pemerintah juga mengukur pengetahuan dan pengalaman pemohon izin terhadap usaha perikanan tangkap, serta kemampuan finansial pemohon izin.

Lebih lanjut Zulficar mengungkapkan, proses uji tuntas bukan untuk menunda proses perizinan. Tahap demi tahapan dilakukan untuk menelusuri kebenaran data dan informasi yang diberikan oleh pelaku usaha perikanan.

“Pada tahun 2019, ini merupakan kali kedua DJPT KKP menggelar uji tuntas. Sebelumnya dilakukan pada bulan Juni. Dengan adanya kegiatan ini, kami harap pelaku usaha juga dapat memberikan informasi yang sebenarnya bukan melakukan rekayasa dalam usaha penangkapan ikannya,” tutup Zulficar. (Humas DJPT)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments