KKP Siapkan Juknis Asuransi Nelayan

378
(foto: Lukman)

KKPNews, Jakarta – Pembahasan mengenai perkembangan perlindungan nelayan (asuransi nelayan) mulai menampakan hasilnya. Berdasarkan hasil pertemuan dengan Sekretaris Jenderal, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 18 Maret lalu, didapatkan informasi bahwa naskah akademis telah diserahkan dan telah diinformasikan bahwa petunjuk teknis (juknis) terkait asuransi nelayan sudah siap.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Narmoko Prasmadji mengutarakan saat ini DJPT juga sedang menyiapkan surat keputusan dengan tim asuransi nelayan. Pihaknya akan mengikutsertakan Eselon I KKP, OJK, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan dalam merembuk asuransi nelayan ini.

“Kami juga sedang mempersiapkan rapat tim asuransi nelayan dengan direksi Jasindo dalam waktu dekat,” ungkapnya

UU Perlindungan Nelayan yang telah disahkan pertengahan Maret lalu saat ini sedang dalam proses penomoran. Untuk itu KKP mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dengan pencairan tanda bintang untuk alokasi anggaran asuransi nelayan.

“Dokumen pendukung untuk asuransi nelayan kemungkinan akan selesai paling lambat pertengahan April. Awal Juli nanti sudah harus direalisasikan kepada calon penerima,” kata Narmoko.

Asuransi nelayan merupakan salah satu program prioritas KKP untuk menyejahterakan nelayan yang bertujuan untuk  melindungi satu juta nelayan Indonesia.

Narmoko pun mengatakan jumlah nelayan saat ini yang baru tercatat memiliki kartu nelayan yaitu 715.000 nelayan. Syarat yang harus dipenuhi untuk memiliki polis asuransi salah satunya adalah memiliki kartu nelayan dan merupakan nelayan binaan Dinas Kelautan dan Perikanan. (MA/CP)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (80.0%)
  • Terhibur (20.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments