KKP Lakukan Diseminasi Iptek Perikanan Budidaya Air Payau bagi Guru SMK Perikanan di Maros

20
Dok. Humas BRSDM

KKPNews, Maros – Guru dituntut untuk membekali anak didik dengan pengetahuan dan pendidikan yang mampu menjawab persoalan-persoalan di masa depan. Oleh karena itu, anak didik tak lagi sekedar mampu menghapal pelajaran. Lebih dari itu, siswa mesti diajarkan untuk menghayati dan menginternalisasi materi yang mereka pelajari. Oleh karena itu, Pemerintah mendorong guru untuk mampu menguasai teknologi serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini menjadi penting untuk mengimbangi cepatnya perubahan sosial dan perkembangan teknologi.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Maros mengadakan kegiatan diseminasi iptek perikanan, khusunya di bidang perikanan budidaya air payau bagi guru Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) jurusan perikanan yang dilaksanakan selama dua hari 21-22 Oktober 2019.

Sebanyak 22 orang guru dari berbagai SMK di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menghadiri kegiatan diseminasi ini. Beberapa di antaranya yaitu SMKN 3 Kab. Pinrang, SMKN 4 Kab. Wajo, SMKN 3 Majene, SMKN 3 Kab. Barru, SMKN 3 Makassar, SMKN 1 Kab. Maros, dan Sekolah Usaha Perikanan Menengah Kab. Bone.

Kegiatan dibuka oleh Plh. Kasie Tata Operasional BRPBAP3  Agus Nawang, didampingi oleh Kasubseksi Pelayanan Teknis, Rosmiati. Keduanya sangat mengapresiasi kegiatan yang sudah dilaksanakan untuk kedua kalinya di BRPBAP3. “Semoga kegiatan seperti ini akan terus dilakukan bagi guru SMK perikanan,” ujar Agus.

Adapun materi yang didapatkan yaitu Pemanfaatan Teknologi Akuakultur Air Payau yang Berkelanjutan dibawakan oleh Prof. Brata Pantjara, M.P; Pembuatan Pakan Ikan Mandiri Berbahan Baku Lokal oleh Dr. Ir. Usman, M.Si; dan  Hama Penyakit Ikan dan Penanggulangannya yang dibawakan oleh Ir. Muharijadi Atmomarsono, M.Sc.

Selain materi kelas, peserta juga mendapatkan materi lapangan pembuatan pakan ikan mandiri berbahan baku lokal, pengenalan alat ukur kualitas air dan cara penggunaanya, tata cara pengambilan sampel kualitas air. Meteri ini difasilitasi oleh teknisi BRPBAP3 Laode Muhammad Hafiz dan Debora Ayu. Selain itu, para peserta juga berkesempatan melakukan kajian pengukuran kualitas air di laboratorium Air BRPBAP3.

Pada akhir acara, Plt. Kepala BRPBP3 A. Indra Jaya Asaad, S.Pi.,M.Sc menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan diseminasi. “Mudah-mudahan apa yang telah didapatkan selama kegiatan ini akan menjadi nilai tambah untuk kegiatan proses belajar mengajar dan senantiasa bisa diaplikasikan kepada siswa siswi di sekolah Bapak/Ibu masing masing,” tandasnya. (Humas BRSDM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments