KKP Konsisten Lindungi Laut Indonesia Dari Aksi Illegal Fishing

1040
google.com

KKPNews, Jakarta – Penenggelaman kapal yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama jajaran lembaga terkait merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk melindungi laut Indonesia dari aksi illegal fishing. Setelah konsisten melakukan pemberantasan illegal fishing, kini KKP secara rutin mengadakan pertemuan dengan para pengusaha kapal hingga pengolahan ikan dari berbagai negara.

“Setiap tanggal 11 dan 12, KKP mengadakan Marine and Fisehries(Business and Investment) Forum, semua tergabung dari perusahaan kapal, pengapalan, perikanan,processing, eksportir kita kumpulkan bersama.”, jelas Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Jakarta, Kamis (11/2).

Adapun hingga saat ini, upaya memberantas illegal fishing masih terus berjalan. Pengawasan yang dilakukan KKP dengan didukung instansi lainnya, masih menemui kapal-kapal pencuri ikan yang berkeliaran di perairan Indonesia.

Salah satunya kapal KM Starcki 10 yang ditangkap hari ini (11/2) di Perairan Bitung, Sulawesi Utara. Setelah dilakukan penyelidikan, Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI) milik KM Starkci itu diketahui telah tidak aktif setelah moratorium selesai.

“Hari ini kita menangkap Starkci 10. Dulu kapal Starkci tertangkap telah menangkap ikan hingga 400 ton.  Jadi dulu kapal Starki ini ditarik ke Bitung karena telah membawa ikan 400 ton lebih”, jelas Susi.

KM Starcki yang merupakan eks asing asal Jepang ini merupakan milik PT Stracki Indonesia. Kapal ini memiliki bobot hingga 783 GT. Pihak KM Starcki beralasan, mereka akan pulang kenegara asal untuk membawa pulang para ABK-nya.

(MD/DS)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (75.0%)
  • Terhibur (25.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments