KKP Jaring Investor Tingkatkan Produksi Perikanan Budidaya

222
google.com

KKPNews, Batam – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah membuka peluang lebar bagi investor, untuk menyuntikkan dananya,terutama pada sektor produksi perikanan hasil budidaya.

Melalui Ditjen Perikanan Budidaya, KKP berupaya meningkatkan target produksi perikanan hasil budidaya pada 2015, yakni sebesar 17,9 juta ton. Hal ini dilalukan guna mengembangkan usaha perikanan hasil budidaya.

“Tentunya sesuai arahan Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan, kita kembangkan usaha budidaya yang berkelanjutan, tidak serakah dan selalu memperhatikan lingkungan sekitarnya dan masyarakat sekitarnya”, ujar Dirjen Perikanan Budidaya, saat melakukan kunjungan dengan Komisi IV DPR di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL), Batam (5/11). Dia menambahkan, target tersebut harus didukung dengan peningkatan investasi.

KKP mencatat, sampai kuartal III tahun 2015, realisasi nilai investasi di sektor perikanan budidaya mencapai Rp. 19 triliun. “Investor yang tertarik menanamkan investasi juga termasuk dari beberapa negara seperti Norwegia dan China. Sebagian tertarik berinvestasi di budidaya tambak terintegrasi, juga pada budidaya laut atau marikultur”, terang Slamet.

Potensi pengembangan perikanan budidaya yang masih luas, mendorong pemerintah untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi perikanan dari produksi perikanan budidaya. Meskipun demikian, upaya untuk meningkatkan produksi perikanan  budidaya  harus tetap di topang dengan menekan eksploitasi yang berlebihan terhadap sumberdaya alam.

“Produksi perikanan budidaya, dari tahun ke tahun terus di genjot dan di tingkatkan. Dengan penerapan teknologi budidaya yang mengedepankan efisiensi dan ramah lingkungan, kita harapkan produksi perikanan Indonesia memiliki nilai tambah sehingga meningkatkan daya saing produk di pasar regional maupun global”, lanjut Slamet.

Terbukanya lahan bagi investor domestik maupun asing di sektor produksi perikanan budidaya, tak ayal adalah upaya pemerintah, untuk menciptakan iklim produksi perikanan budidaya yang mandiri dan berkelanjutan. Sehingga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah dan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menyerap tenaga kerja bagi usaha perikanan budidaya. (MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments