KKP Hitung Alokasi Sumber Daya Ikan dengan Bangun 3.350 Kapal

601

KKPNews, Bandung – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Pengelolaan Sumber Daya Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) menghitung alokasi sumber daya ikan sebagai rujukan lokasi penempatan 3.350 kapal bantuan. Untuk itu, DJPT mengadakan pertemuan dengan para profesional KKP, pakar perikanan, peneliti, akademisi, Non Government Organization (NGO) perikanan, dan para perwakilan pemerintah daerah (Satker PSDKP, UPT Pelabuhan Perikanan Daerah).

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Narmoko Prasmadji mengatakan bahwa alokasi penempatan 3.350 kapal bantuan perlu memperhatikan kaidah pengelolaan sumber daya ikan dan konsep rencana pengelolaan perikanan yang ada dalam suatu wilayah.

“Seluruh perhitungan alokasi berdasarkan perhitungan data yang dapat dipertanggungjawabkan dan dibahas secara transparan, mengingat kondisi  sumber daya ikan di  Indonesia yang  rata-rata telah fully eksploitasi,” ujar Narmoko dalam sambutannya di Bandung, Rabu (17/2).

Hingga saat ini, pengelolaan sumber daya ikan di Indonesia terus mengarah berdasarkan prinsip-prinsip Code of conduct for Responsible Fisheries (CCRF). Hal ini bertujuan agar pengelolaan sumber daya ikan tetap berkelanjutan.

Menurut Narmoko, penghitungan alokasi harus memperhatikan berbagai faktor seperti jumlah kapal, jumlah nelayan, potensi sumber daya ikan, dan produksi perikanan tangkap dalam wilayah tertentu. “Hasil data potensi sumber daya ikan diharapkan akan bermanfaat untuk setiap Wilayah Pengelolaan Penangkapan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI),” jelas Narmoko.

Selain itu, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan data alokasi alat penangkapan ikan yang masih dapat ditambahkan untuk setiap WPP-NRI, merekomendasikan jenis, jumlah paket bantuan sarana penangkapan ikan per kabupaten/kota di setiap WPP-NRI, serta memberikan sosialisasi rekomendasi jenis dan jumlah paket sarana penangkapan ikan.

(RA)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (61.5%)
  • Senang (23.1%)
  • Sedih (7.7%)
  • Tidak Peduli (7.7%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)

Comments

comments