KKP Genjot Program 100 Juta Ekor Benih Ikan

325
Penebaran Benih (AP)

KKPNews, Bogor – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) terus menggenjot realisasi program bantuan 100 juta ekor benih ikan yang didistribusikan kepada masyarakat pembudidaya di seluruh Indonesia. Realisasi bantuan 100 juta benih ini ditargetkan rampung pada November 2016.

“Saat ini realisasi bantuan benih ikan sudah hampir 22 juta ekor untuk seluruh Indonesia. Alokasinya merata di Jawa dan luar Jawa,” ujar Dirjen Slamet Soebjakto selepas acara Penyerahan Bantuan Benih Ikan dan Penebaran Ikan di Sungai Cibeuteung di Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (10/4).

Program 100 juta benih ini membuat posisi Balai Benih Ikan (BBI) menjadi semakin penting. Unit Pelaksana Teknis (UPT), baik yang di bawah naungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, juga semakin diandalkan untuk pengadaan benih dan induk. “Ke depan, UPT dan UPTD ini menjadi tulang punggung produksi benih ini,” lanjut Slamet.

Sepanjang tahun 2016, target produksi perikanan budidaya mencapai 19,5 juta ton. Pada 2017 nanti ditargetkan benih ikan sekitar 22 juta ton. Dari tahun ke tahun, lanjut Slamet, realisasi dan target produksi tersebut terus meningkat.

“Di Kabupaten Bogor sendiri, produksi ikan naik begitu pesat. Produksi lele sangat bagus. Ini juga terkait penyerapan pasar yang juga bagus. Di Jabodetabek penyerapan produk perikaanan sangat bagus karena pertambahan penduduk yang pesat. Hal itu memotivasi produksi ikan,” ungkapnya.

Program bantuan benih dan induk ikan bagi para pembudidaya, sebagaimana disampaikan Slamet Soebjakto, merupakan instruksi langsung Menteri Kelautan dan Perikanan. Harapannya, uluran tangan pemerintah tersebut dipelihara sebaik-baiknya, agar keuntungan yang didapat bisa meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok dan masyarakat luas. (MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments