KKP Gencarkan Sosialisasi Program Garam Rakyat

51

KKPNews, Pati – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya meningkatkan kualitas garam rakyat. Terbaru, dilakukan Sosialisasi Nasional Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGaR) yang dihadiri oleh perwakilan dari 23 kabupaten penghasil garam di Indonesia, di Semarang.

Program PUGaR sendiri diinisiasi oleh Direktorat Jasa Kelautan sejak tahun 2016 dan merupakan semangat perwujudan dari UU No.7 Tahun 2006 mengenai pemberdayaan petambak garam.

Dalam sambutannya pada sosialisasi tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL), Aryo Hanggono, menjelaskan produksi garam nasional tahun 2019 mencapai 2,85 juta ton. Hal ini tidak terlepas dari program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGaR) yang menerapkan berbagai inovasi teknologi produksi seperti geomembran dan integrasi lahan.

Aryo menerangkan tentang capaian PUGaR dalam menjaga stok dimana panen garam tidak berlangsung sepanjang tahun. “KKP telah membangun 27 Unit Gudang Garam Nasional (GGN) sesuai SNI 8446:2017 yang berdaya tampung 2000 yang masing-masing nilainya Rp2,5 miliar,” ujar Aryo, Kamis (30/1).

Rokhmin Dahuri selaku penasihat menteri turut memaparkan mengenai Nilai Ekonomi Garam sebagai Produk Kelautan Indonesia. Dia menekankan pentingnya perbaikan dan pengembangan sistem logistik garam nasional serta perbaikan kuantitas dan kualitas data.

“Dengan penelitian dan pengembangan aplikasi teknologi berbasis garam non-evaporasi, Insha Allah Indonesia dapat berswasembada garam bahkan menjadi pengekspor garam utama dunia,” kata Rokhmin.

“Jadikan garam sebagai komoditas, sehingga bisa dibuat penetapan harga dasar yang menguntungkan petambak garam dan sekaligus tidak memberatkan konsumen,” tutupnya. (HumasKKP)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments