KKP Gelar Kegiatan Pendampingan dan Workshop Simluhdaya KP

350

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP) mengadakan kegiatan Pendampingan Peningkatan Kelas Kelompok Perikanan dan Workshop  Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (Simluhdaya KP).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ambon, Maluku pada 16-18 Februari 2016 dan dibuka oleh Wakil Gubernur, Maluku Zeth Sahurubua, Selasa (16/2).

Peserta kegiatan Pendampingan Peningkatan Kelas Kelompok Perikanan ini berasal dari 45 Kabupaten/Kota di 8 Provinsi, yaitu Sulut, Sulteng, Sulbar, Sulsel, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.

Adapun peserta workshop berasal dari 21 Kabupaten pada 3 provinsi, yaitu Maluku, Maluku Utara, dan Papua Barat. Narasumber yang hadir berasal dari Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pemerintah Daerah, tenaga ahli IT, dan Penyuluh Perikanan Pusat.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan video conference dengan audience secara simultan di Kota Kupang, NTT, dan Jayapura, Papua. Video Conference dilakukan dengan tema “Membangun Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan.”

“Manfaat penggunaan Simluhdaya KP adalah sebagai media informasi dan komunikasi antara pusat dengan stakeholder kelautan dan perikanan,” ujar Kepala Pusluhdaya KP, Endang Suhaedy pada pembukaan kegiatan Pendampingan Peningkatan Kelas Kelompok dan workshop, Selasa (16/2).

“Simluhdaya KP berguna khususnya sebagai penyuluh perikanan berupa: 1) penyedia informasi dalam penyusunan perencanaan, kajian pengembangan dan pemenuhan kebutuhan dalam pelaksanaan penyuluhan di lapangan; 2) penyedia  informasi yang digunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan pada proses penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat, dan 3) penyedia informasi untuk pengambilan keputusan dalam waktu cepat,” lanjut Endang.

Melalui kegiatan Pendampingan Peningkatan Kelas Kelompok, diharapkan penyamaan persepsi penyuluh perikanan tentang penilaian kelas kelompok pelaku utama kelautan dan perikanan berdasarkan Kepmen No. 14/2012 tentang Penumbuhan dan Pengembangan Kelembagaan Pelaku Utama dapat terlaksana.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan agar penyamaan persepsi penyuluh perikanan tentang penilaian kelas menuju kelompok perikanan mandiri (Madya dan Utama) berdasarkan Petunjuk Teknis Menuju Kelompok Perikanan Mandiri serta simulasi penumbuhan dan penilaian kelas kelompok berdasarkan Kepmen KP oleh 50 orang penyuluh perikanan PNS dari 5 provinsi dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, workshop Simluhdaya KP diharapkan dapat menyediakan masukan penyempurnaan aplikasi dan operasional Simluhdaya KP; tersosialisasikannya teknologi informasi dan komunikasi Pusluhdaya KP; serta tersedianya data kelompok pelaku utama perikanan hasil sinkronisasi data.

(RA)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments