KKP Gelar FGD Tema “Redefinisi Profil Lulusan”

466

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP) melakukan penataan kembali sistem pendidikan kelautan dan perikanan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Redefinisi Profil Lulusan” di Jakarta, Kamis (24/3).

FGD ini bertujuan untuk peningkatan integritas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, keterampilan, kemampuan, dan jiwa daya saing yang tinggi dalam menghadapi persaingan global.

Kepala BPSDMP KP, Rifky Effendi Hardijanto mengatakan bahwa dalam rangka mewujudkan pengelolaan wilayah laut nasional, KKP telah memberikan perhatian yang sangat serius terhadap pengelolaan sumber daya perikanan. “Dalam kaitan ini, maka SDM, ilmu pengetahuan, dan teknologi inovatif di sektor kelautan dan perikanan menjadi sangat penting dalam rangka memanfaatkan potensi yang besar dan memberikan dukungan setiap kebijakan KKP,” ujar Rifky.

Selain itu, dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), SDM Indonesia harus mencapai kriteria skilled labor yang memenuhi ketentuan Mutual Recognition Arrangement. Skilled labor adalah pekerja yang mempunyai keterampilan atau keahlian khusus, pengetahuan, dan kemampuan di bidangnya yang bisa berasal dari lulusan satuan pendidikan kelautan dan perikanan.

“Banyak sekali manfaatnya, salah satunya adalah devisa bagi negara. Pembantu rumah tangga saja menghasilkan devisa miliaran rupiah, apalagi jika kita kirim skilled labor. Manfaat lainnya, mereka akan kembali ke Indonesia dengan pengalaman dan keahlian yang telah mereka dapatkan di luar negeri. Para lulusan didorong untuk menjadi wirausaha,” tambah dia.

Salah satu hal penting yang perlu ditanamkan kepada peserta didik dan lulusan adalah integritas. “Dengan integritas tinggi, SDM kita dihargai sebagai SDM yang jujur, dapat dipercaya, amanah, dispilin, bertanggung jawab, dan sebagainya. Jangan stigma negatif yang melekat di SDM kita,” jelas Rifky.

Dalam FGD tersebut, dibahas pula mengenai penataan sistem pendidikan yang sangat perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan kelautan dan perikanan. Adapun penataan sistem pendidikan dilakukan dengan merancang ulang tata kelola pembentukan karakter peserta didik di satuan pendidikan lingkup KKP melalui penekanan pada integritas, keterampilan, dan sikap kerja.

Selain para pejabat lingkup KKP, dalam FGD ini juga turut diundang berbagai perusahaan, asosiasi, dan Lembaga Swadaya Masyarakat di sektor kelautan dan perikanan guna memberikan masukan bagi penyelenggaraan pendidikan di KKP.

(RA)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (87.5%)
  • Sedih (12.5%)
  • Senang (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments