KKP Dorong Peningkatan Kualitas Produksi Perikanan Budidaya

323

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) terus mendorong peningkatan kualitas produksi perikanan budidaya.

Peningkatan kualitas produksi perikanan budidaya ini selaras dengan prinsip Pasar Bebas ASEAN (MEA) yang mendorong perlunya peningkatan daya saing, salah satunya melalui kualitas produk yang meningkat dan aman dikonsumsi.

“Selain produk perikanan budidaya harus bisa memenuhi kebutuhan dan permintaan pasar, harus didukung dengan kualitas produk yang mampu bersaing baik di pasar regional maupun pasar global. Untuk itu melalui program pembangunan perikanan budidaya yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan, kita harus menerapkan sistem jaminan mutu dan keamanan mutu hasil perikanan budidaya dari hulu sampai hilir,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/3).

Dirinya menambahkan bahwa keamanan mutu hasil perikanan dapat terjamin melalui penerapan standardisasi sistem produksi perikanan budidaya, sistem monitoring lingkungan, dan pengendalian residu. Standardisasi akan dilakukan di semua lini, mulai dari standar pembenihan, standar prasarana dan sarana budidaya, standar produksi, sampai standar pakan.

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 39 Tahun 2015 tentang Pengendalian Residu Obat Ikan, Bahan Kimia, dan Kontaminan membuktikan keseriusan Pemerintah dalam hal peningkatan jaminan keamanan pangan dan mutu produk perikanan budidaya. “Permen ini menjadi acuan dalam monitoring dan pengendalian residu. Ini harus diterapkan untuk meningkatkan daya saing produk perikanan budidaya sampai ke tingkat daerah,” terang Slamet.

Selain itu, perikanan budidaya juga harus memperhatikan lingkungan atau ekosistem dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Usaha perikanan budidaya yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan akan menghasilkan keberhasilan usaha. Perikanan budidaya tidak bisa terlepas dari kondisi lingkungan, baik lingkungan budidaya maupun lingkungan di sekitarnya.

“Menteri Kelautan dan Perikanan, Ibu Susi Pudjiastuti sangat perhatian sekali dengan permasalahan lingkungan ini. Karena ini akan menjadi warisan ke anak cucu kita di masa depan. Dengan membangun perikanan budidaya yang berwawasan lingkungan saat ini, artinya kita juga sedang membangun masa depan,” pungkas Slamet.

(RA)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments