KKP Dorong Peningkatan Ekspor Hasil Perikanan Sumbar

23
Kepala BKIPM Rina saat mendampingi kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke Kantor SKIPM Padang. Dok. Andri/od

KKPNews, Padang – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya menggenjot ekspor ikan asal Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Pasalnya, mengacu pada data Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Padang, ekspor ikan di Sumbar masih tergolong rendah, yaitu masih sekitar Rp51 miliar per tahun dengan komoditas andalan tuna.

Sumbar dengan wilayah perairan yang luas masih memiliki potensi yang jauh lebih besar untuk pengembangan ekspor komoditi perikanan. Namun angka ini masih sangat kecil bila dibandingkan dengan ekspor perikanan Indonesia pada periode Januari-Oktober 2018 yang telah mencapai USD3,99 miliar.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina mengatakan, permasalahan mutu bukanlah alasan rendahnya nilai ekspor produk perikanan Sumbar. Pasalnya, belum ada keluhan yang masuk terhadap hasil perikanan yang banyak dikirim ke negara Jepang, Amerika Serikat, dan beberapa negara lain tersebut.

Hal tersebut diungkapkannya saat mendampingi kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke Kantor SKIPM Padang, Rabu (23/1).

Terkait hal itu, Kepala SKIPM Padang, Rudi Barmara mengatakan, pihaknya telah memastikan ikan yang diekspor benar-benar dalam kondisi baik. BKIPM sudah memiliki berbagai laboratorium pengujian untuk memastikannya.

“Laboratorium yang ada di BKIPM Padang telah memiliki akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Kami memberikan jaminan ikan yang dikirim sehat dan bermutu karena kami melakukan pengujian terlebih dahulu, sesuai dengan negara tujuan,” ujarnya.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments