KKP Bangun Broodstock Center Ikan Air Tawar di Musi Rawas

58
Dok. Humas DJPB

KKPNews, Palembang – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai bangun broodstock center di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Pembangunan ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan induk dan benih ikan air tawar berkualitas khususnya bagi wilayah Sumatera.

Hal ini ditegaskan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, saat meninjau langsung progres pembangunannya belum lama ini di Musi Rawas.

Slamet menjelaskan pembangunan broodstock ini untuk tahap awal (10 kolam) ditargetkan akan memenuhi kebutuhan induk berkualitas setidaknya 36.000 ekor induk ikan nila per tahun. Menurutnya, seiring meningkatkan geliat usaha budidaya di berbagai daerah khususnya di Sumatera, maka kebutuhan induk menjadi sangat mendesak.

“Broodstock ini bagian upaya KKP untuk membangun logistik benih. Nantinya induk hasil dari broodstock ini dapat terkoneksi dengan unit unit perbenihan di sentral sentral produksi. Kami targetkan, kebutuhan induk dari sini dapat memenuhi kebutuhan di semua wilayah Sumatera bahkan di luar wilayah seperti Kalimantan,” tegas Slamet.

“Saat ini kami sedang finalisasi kerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII, untuk memastikan suplai. Intinya SDM pengelola yang kompeten sudah siap yakni dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam Jambi dan tahun 2019, kami menargerkan broodstock center ini sudah operasional,” imbuhnya.

Slamet juga berencana untuk membantu memfasilitasi masuknya industri pengolahan ikan di Musi Rawas, guna menjamin akses pasar langsung.

“Nanti kami bersama pemda akan mencoba untuk memfasilitasi masuknya investasi industri pengolahan ikan, dengan begitu nilai tambahnya bisa semakim dirasakana masyarakat, disamping tentunya ada jaminan pasar,” pungkas Slamet.

Sementara itu, Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan, menyambut baik rencana KKP untuk membangun broodstock center di Kabupaten Musi Rawas. Menurutnya, sebagai bentuk komiten daerah, Pemda telah menghibahkan lahan seluas lebih kurang 40 hektar kepada Pemerintah pusat.

“Kami sangat berharap keberadaan broodstock ini dapat secara langsung memberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat. Apalagi budidaya ikan di Musi Rawas ini menjadi salah satu unggulan ekonomi daerah. Pokonya, kami akan dukung apapun yang dibutuhkan demi suksesnya operasional broodstock ini. Termasuk nanti kami akan sangat terbuka untuk menarik investasi di bidang pengolahannya,” jelas Hendra, saat audiensi langsung dengan Dirjen Slamet bersama jajarannya di rumah dinas Bupati. (Humas DJPB)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments