KKP Bagikan 301 Paket Bantuan Alat Penangkapan Ikan Ke Nelayan Cirebon

240
Kepala PPN Kejawanan, Imas Masriah menyerahkan bantuan alat penangkapan ikan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Cirebon yang langsung didistribusikan ke nelayan melalui KUB/Koperasi.

KKPNews, Cirebon – Nelayan Cirebon, Jawa Barat menerima 301 paket bantuan alat penangkapan ikan (API) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT). Bantuan API tersebut diserahkan langsung kepada nelayan oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan Cirebon, Imas Masriah yang didampingi Dinas Kelautan dan Perikanan setempat.

301 paket bantuan API tersebut diterima oleh 15 KUB/Koperasi dengan beragam jenis dan ukuran. Terdiri dari 280 paket gillnet milenium pertengahan, 10 paket rawai dasar 1000 mata pancing dan bubu lipat ikan 100 unit sebanyak 10 paket. Total nilai bantuan API untuk Kabupaten Cirebon mencapai Rp 8,2 milyar.

Imas Masriah mengatakan bantuan pemerintah ini sangat membantu nelayan. “Pemerintah hadir dalam memberikan solusi penggantian alat tangkap yang tidak ramah lingkungan karena mayoritas nelayan di sepanjang Pantura menggunakan cantrang,” terangnya usai penyerahan simbolis bantuan API kepada nelayan di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Cirebon.

Penggantian (replacement) API kapal yang tidak ramah lingkungan merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada nelayan yang terkena dampak Peraturan Menteri Kelautan Perikanan No. 02 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

“Bantuan API ini ditujukan untuk nelayan yang memiliki kapal dengan ukuran di bawah 10 GT. Selain itu syaratnya juga harus memiliki kartu nelayan dan tergabung dalam koperasi yang sudah memiliki sertifikat nomor induk koperasi,” tambah Imas.

Imas menjelaskan, bantuan yang merupakan program prioritas DJPT ini diharapkan dapat memperkuat armada perikanan tangkap nasional. Disamping itu, tentu saja untuk menambah produktivitas penangkapan ikan dan mutu hasil tangkapan sehingga pendapatan dan kesejahteraan nelayan dapat meningkat.

Lebih lanjut Imas menerangkan, bantuan ini merupakan langkah pemerintah menuju tata kelola perikanan Indonesia yang lebih baik. Memang tidak semua nelayan dapat bantuan, tapi DJPT terus berperan serta untuk membantu nelayan, salah satunya dengan fasilitasi permodalan nelayan dengan sistem perbankan. (CP)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terganggu (100.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)
  • Takut (0.0%)

Comments

comments