KKP Ajak Negara Peserta PIFAF Lepasliarkan Tukik di Sulawesi Barat

28
Dok. Humas DJPRL

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar mengajak peserta Polewali Mandar International Folk dan Art Festival (PIFAF) yang berasal dari India, Korea Selatan, Timor Leste, Ekuador, Ceko dan Slovakia melakukan pelepasliaran tukik di Pantai Mampie Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Senin (5/8).

Kepala BPSPL Makassar, Andry Sukmoputro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa 6 dari 7 jenis penyu di dunia berada di Indonesia. Beberapa di antaranya dapat ditemukan di Sulawesi Barat. Untuk itu, penting untuk menjaga keberadaan dan kelestarian penyu yang ada di Sulawesi Barat.

“Melalui kegiatan pelepasliaran tukik ini, kita mengajak partisipasi dari  negara peserta PIFAF untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan penyu,” ujar Andry.

Selain kegiatan pelepasliaran tukik, dilakukan pula kegiatan penanaman pohon yang diikuti oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dinas Kehutanan Sulbar, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulsel Wilayah Mamuju, Kodim 1402 Polmas, Polres Polman, Penyelenggara PIFAF 2019,  Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Polman, Camat Wonomulyo, Kades Galeso, dan kelompok masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, turut dilakukan penyerahan bantuan Kelompok Penggiat Aksi Konservasi (KOMPAK) berupa Gapura Kelompok dan RFID reader penyu kepada kelompok masyarakat Sahabat Penyu.

“Bantuan KOMPAK ini diharapkan dapat membantu Kelompok Sahabat Penyu dalam melakukan kegiatan perlindungan dan pelestarian penyu.  Ke depannya, kami berharap dapat terbentuk pusat pendidikan konservasi Penyu di Sulawesi Barat,” pungkas Andry.  (Humas DJPRL)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments